Disoal Zumi Zola Tersangka, KPK Segera Umumkan

0
121
Gubernur Jambi Zumi Zola bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta Jumat (5/1/2017). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sumateranews.co.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menetapkan Gubernur Jambi, Zumi Zola sebagai tersangka. Dia ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), Provinsi Jambi ‎tahun 2018.
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang tidak membantah adanya penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi tersebut. Namun, kata Saut, pengumuman resmi tersangka baru terkait kasus tersebut, akan diumumkan beberapa hari ke depan.
“Hasil resminya segera kita umumkan beberapa hari ke depan. Sabar,” kata Saut saat dikonfirmasi terkait penetapan tersangka Zumi Zola di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).
Sebelumnya, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas (Rumdin) Gubernur Jambi, Zumi Zola, yang berlokasi di Taman Tanggo Rajo, pada siang hari ini, Rabu, (31/1/2018).
Penggeledahan tersebut diduga terkait pengembangan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD, tahun anggaran 2018. Namun demikian, Saut enggan membeberkan siapa tersangka baru dalam kasus ini. “Jangan kalau nyebut orang kan ga boleh,” terangnya.
Saut hanya memastikan penggeledahan dirumah dinas Zumi Zola memang terkait penyidikan baru dalam kasus ini. “Normatifnya. Kalau geledah kan udah tahap penyidikan,” pungkasnya.
Sejauh ini, KPK telah resmi menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan suap pembahasan dan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi, tahun anggaran 2018. Keempatnya ditetapkan tersangka setelah tertangkap tangan oleh tim satgas KPK.
Keempat tersangka tersebut yakni, anggota DPRD Jambi, Supriyono; Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik; Plt Kadis PUPR Jambi, Arfan; dan Asisten III Bidang Administrasi (Asda) ata‎u bagian umum Pemprov Jambi, Saifuddin.
KPK sendiri telah berhasil menyita uang sebesar Rp4,7 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT).Uang yang disita Rp4,7 miliar tersebut diduga bagian dari komitmen fee suap sebesar Rp6 miliat yang dijanjikan Pemprov Jambi untuk anggota DPRD.

Sumber : Okezone
Editor : Syarif