Diskominfo OKI Belum Berfungsi Optimal

0
452
Diskominfo OKI Belum Berfungsi Optimal

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI sejak berdiri hingga saat ini sepertinya belum berfungsi secara optimal. Hal tersebut terungkap saat wartawan media sumateranews.co.id melakukan check and richeck ke Kantor Dinas Kominfo OKI, Kamis (7/12/2017).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo ) Kabupaten Ogan Komering Ilir, Dwi M Zulkarnain, SH MSi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika OKI baru berjalan sejak satu tahun ini. Sebelumnya bagian komunikasi dan informatika ini masih tergabung dengan Dinas Perhubungan OKI. ‘’Namun sejak adanya perda Nomor 2 tahun 2016 maka kita pisah dengan Dishub, pisah dengan Dishub itu dikarenakan Dinas Perhubungan mempunyai Kementerian sendiri begitu juga dengan Kominfo. Jadi dasar PP 18 2016 Tentang OPD Organisasi perangkat daerah maka dibentuklah Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika). Salah satu fungsinya untuk informasi  dan  jaringan. Hampir sama halnya dengan bagian protokol dan komunikasi publik,jadi intinya kalau dibagian Humas Setda OKI  banyak keinformasian terhadap pimpinan sedangkan Diskominfo banyak kebagian sistem jaringan dan informatika,’’ paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa, memang Dinas Kominfo ini sudah ada, namun belum berfungsi secara optimal. Hal ini disebabkan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) nya, sarana dan prasarana kurang, begitu juga dengan  anggarannya. ‘’Untuk anggaran 1 (satu) tahun di 2017ini, untuk pengelolaan Informasi publik hanya sebesar Rp 40 juta dan itu untuk media seperti mobil informasi, banner,  spanduk, dan imbauan melalui Kayuagung FM,’’ ungkapnya.

Dia juga mengatakan, untuk mengoptimalkan pelayanan informasi dan jaringan agar dapat tercaver oleh masyarakat dan informasinya dapat akurat, berita yang ditayangkan dimedia tidak hoax atau bohong,  rencananya ke depan di tahun 2018 Dinas Kominfo OKI akan membentuk BAKOHUMAS (Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat) seperti Polres OKI, Kodim, Kejaksaan Pengadilan, Depag,  dan BPS yang ada di wilayah OKI. ‘’Kemudian kita akan satukan server di Pemda  termasuk aplikasi yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) OKI, seperti SIMDA, sistem informasi di perizinan, catatan sipil, dan sebagainya. Itu akan kita satukan. Selain itu sistem elektronik office yang sifatnya manual akan kita kurangi, kedepan akan kita pakai aplikasi elektronik yang sifatnya online. Ini sebagaimana kemajuan teknologi. Juga nantinya akan kita bentuk KIM (Kelompok Informasi Masyarakat). Tujuannya agar masyarakat tahu dan bisa memberikan informasi yang baik dan benar khususnya berita pembangunan di daerah,’’ tandasnya.

Laporan           : Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali

 

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article