Dishub Imbau Pengusaha Bengkel Tak Gunakan Tepian Jalan

0
219

Sumateranews.co.id, BENGKULU – Sabtu (30/09) pagi, Dinas Perhubungan Rejang Lebong menggelar sosialisasi dengan mengundang seluruh pelaku usaha perbengkelan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Hal ini didasari banyaknya keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas bengkel yang menggunakan tepian jalan raya hingga berdampak pada kemacetan.

Hal inilah yang mendasari Dinas Perhubungan menggelar sosialisasi, dengan mengundang seluruh pengusaha bengkel yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, bertempat di Hotel Griya Anggita Curup. Tentunya kegiatan ini juga melibatkan pihak berwajib dari Satuan Binmas Polres Rejang Lebong.

Tak kurang ada 39 orang perwakilan pelaku usaha bengkel yang hadir, untuk mendapat pengarahan dari Dinas Perhubungan dan Polres Rejang Lebong.

Selain dampak kemacetan yang ditimbulkan, penggunaan tepi jalan dan trotoar juga merupakan pelanggaran pidana, yang diatur dalam Pasal 22 tahun 2009 tentang Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Larangan mengenai penggunaan trotoar dan tepi jalan yang kita sampaikan pada hari ini, diharapkan agar para pelaku usaha dapat mengikuti aturan yang berlaku sesuai pasal 22 tahun 2009 tentang UULLAJ, karena ini telah diatur dalam undang-undang bukan nya aturan dari Dinas Perhubungan,” jelas Edi Ansori Kepala Dinas Perhubungan Rejang Lebong pada Sabtu (30/09).

Ditambahkannya, bilamana imbauan ini tetap saja tidak ditaati oleh para pelaku usaha, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa pencabutan izin. Dan tidak menutup kemungkinan, para pelaku usaha yang tidak taat pada aturan akan dikenakan pidana sesuai undang-undang yang berlaku.

Laporan : Benny Septiadi
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre