Disenggol KA, Bocah Delapan Tahun Kritis

0
154

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Lagi, lantaran kurang berhati-hati saat bermain di sekitar jalur rel kereta api (KA), seorang bocah bernama Fauzan (8) warga Gang Bunga, Rt 01 Rw 01, Kecamatan Prabumulih Utara, nyaris tewas setelah tersenggol kereta api Log 3121A tujuan Lembak-Prabumulih, Selasa sore (04/07) sekitar pukul 17.05 WIB.
Hingga berita ini ditulis, kondisi korban masih kritis dan dirawat diruang IGD RSUD Kota Prabumulih, setelah mengalami benturan cukup keras pada bagian kepalanya. Peristiwa kecelakaan yang menimpa korban ini terjadi di sekitar Km 322 + 5/7 antara stasiun Lembak-Prabumulih.
Dari informasi yang diterima, kecelakaan di jalur rel kereta api ini berawal saat korban bersama teman-teman sebayanya berkumpul dan bermain di sekitar area lokasi kejadian (TKP). Diduga asyik bermain, tanpa disadari korban, kereta api yang di masinisi oleh Ramona bersama assistennya, Anang melaju dari arah Lembak menuju Prabumulih tiba-tiba bergerak dan menyenggol tubuh korban.
Akibatnya, korban yang masih berusia delapan tahun ini terpental dan mengenai kepala korban hingga terjatuh. Oleh warga yang sempat menyaksikan kejadian tersebut langsung mengevakuasi dan membawa korban ke RSUD Prabumulih.
“Keadaan korban mengalami luka di kepala dan pada saat polsuska mengecek ke lokasi (TKP), korban sudah di larikan ke RS Umum Prabumulih,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Warta Prabumulih, Richard Saputra ketika dibincangi sumateranews.co.id, Selasa malam.
Menurut Richard, sebelum kejadian korban dilaporkan sedang asyik bermain bersama teman-temannya di sekitar area jalur KA Km 322 + 5/7 antara stasiun Lembak-Prabumulih. “Diduga tak menyadari ada kereta bergerak sehingga tersenggol dan mengenai kepala. Info terakhir, korban masih dirawat di rumah sakit,” tandas Richard, sembari meninginggatkan supaya warga dan para orang tua agar hati-hati serta menjaga anak-anaknya untuk tidak bermain di sekitar sepanjang jalur rel KA.
Laporan : Donny
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article