Disdukcapil Tubaba Gelar Sosialisasi dan Bimtek Community Service

100

Sumateranews.co.id, TULANG BAWANG BARAT – Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disduk capil) kabupaten tulang bawang barat (Tubaba) menggelar sosialisasi dan bimtek, community service (CS) masyarakat pelapor (mapor) administrasi kependudukan dalam menunjang pemanfaatan data kependudukan dan pelayanan terintegrasi dengan end to endsystem dinas kependudukan dan pencatatan sipil, yang berlangsung di tiyuh Kibang Budi Jaya, kecamatan Lambu Kibang kab,Tubaba, Rabu (11/12/2019).

Acara sosialisasi dan bimtek tersebut dipimpin langsung oleh, Ahmad hariyanto Kepala dinas Disdukcapil Tubaba, Amrullah Kadis Lingkungan Hidup Tubaba, Rasman Camat Lambu Kibang Tubaba, Camat Pagar Dewa yang diwakili Kasi Johansyah, kepala TU puskesmas pagar dewa Holdiana, dan seluruh kepala tiyuh sekecamatan Pagar Dewa Tubaba,beserta seluruh Kepala tiyuh sekecamatan Lambu Kibang Tubaba.

Ahmad hariyanto mengatakan, tujuan dari pada sosialisasi dan bimtek tersebut bertujuan menyampakan inopasi kabupaten Tulang Bawang Barat untuk memotong bidang pelayanan untuk masyarakat, artinya pelayanan Disdukcapil bukan hanya ada disduk capil aja tetapi pelayanan Disdukcapil ada juga di kecamatan ada juga di tiyuh (Desa) dan ada juga di puskesmas.

“Sosialisasi tersebut sudah kami lakukan di tujuh kecamatan, hari ini kita lakukan di kecamatan Pagar Dewa dan kecamatan Lambu Kibang tinggal dua kecamatan lagi yang belum kita lakukan sosialisasi tersebut yaitu kecamatan Way Kenanga dan kecamatan Gunung Agung,”Lanjutnya,

“Pemerintah daerah pengen hadir lebih dekat lagi supaya lebih dipermudah, karna kalau semua disduk capil terutama diongkos kalau bolak balik tapi kalau di tiyuh ajakan lebih mudah, dan misalkan ada masyarakat yang pindah dari luar kota pindah kesini, terus dia sudah mempunya KTP itu kan harus minta surat pindah dulu dari sana, tetapi misalkan dia tidak mampu atau tempatnya jauh dia tidak kesana hadir untuk mengurusinya itu bisa juga melalui kami disdukcapil melalui surat asalkan yang disana bisa mengeluarkan SKPWNI dari daerah asalnya, tetapi memang itu agak lama karena butuh proses,”Ungkapnya

Laporan : Dedi

Editor.    : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here