Disambar Petir Malam Tahun Baru, 30 ‎ Modem Wifi Pelanggan Terbakar

0
935

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Intensitas curah hujan yang turun cukup deras disertai angin kencang dan ‎kilatan petir yang terjadi, pada Minggu (31/12) malam kemarin, tak hanya menyebabkan sejumlah bangunan pagar roboh dan sebagian wilayah Kota Prabumulih banjir digenangi air.

Namun juga membuat‎ sedikitnya 30 sambungan modem Wifi milik pelanggan PT Telkom Tbk, terbakar disambar petir. Akibatnya, aktivitas internet dan telpon perkantoran dan rumah warga menjadi terganggu.

“Modem Wifi kantor kami juga terbakar disambar petir, sudah 2 hari ini aktivitas internet kami terganggu,” ujar Taufik (29), salah satu karyawan PT Husnul Sumatera News, saat melaporkan kejadian tersebut ke kantor PT Telkom‎ Cabang Prabumulih, Selasa (02/1) siang.

Dikatakan Taufik, fasilitas modem Wifi milik kantornya itu tersambar petir saat malam tahun baru, atau Minggu (31/12) akhir tahun kemarin. Beruntung kilatan petir hanya menyambar sambungan kabel modem Wifi, dan tidak menghanguskan fasilitas peralatan kantor lainnya.

‎”Cuma Wifi saja yang terbakar, alhamdulillah CPU Komputer, lampu dan lainnya tidak ikut terbakar. Kejadiannya pas ujan deres, malam tahun baru kemarin,” jelasnya, seraya berharap pihak Telkom agar dapat segera memperbaiki modem wifi yang terbakar tersebut.

Sementara, terkait insiden banyaknya modem wifi milik pelanggan yang terbakar tersambar petir dibenarkan oleh salah satu staf bagian gangguan PT Telkom Cabang Prabumulih, Feri, ketika ditemui di kantornya, Selasa (02/1) siang.

Menurut Feri, pihaknya sedikitnya sudah menerima sebanyak 30 laporan yang modem wifinya terbakar akibat disambar petir. “Ya rata-rata melaporkan modem wifinya terbakar tersambar petir, sudah 30 laporan,” jelas Feri.

Dia katakan, kasus terbakarnya modem Wifi oleh sambaran petir kali ini adalah yang terbanyak, dibandingkan kasus-kasus sebelumnya. Sehingga pihaknya kesulitan ‎untuk segera memperbaikinya karena terbatas persediaan stok modem wifi.

‎”Kejadian tahun ini terparah, paling banyak sehingga kita minta pelanggan yang modemnya terbakar agar bersabar karena persediaan modem disini terbatas jadi menunggu kiriman dulu dari Kantor Palembang Pak,” aku Feri.

Namun dirinya berjanji, tidak lama memperbaiki modem yang rusak tersebut. “Jangan khawatir itu, kalu untuk stok masih banyak. Begitu barangnya sampai, langsung akan kita ganti dan kita pasangkan lagi‎,” tandasnya, sembari menjelaskan Kepala kantor cabang mereka, Khairul sedang keluar mengecek di lapangan.

“Bapak tidak ada di tempat, tadi keluar mengecek ke lapangan,” tukasnya.

Laporan          : AD

Editor/Posting  : Imam Ghazali