OKU TIMUR, — Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 TA 2026, pengerjaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Jualian Saputra di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, terus berjalan dengan kemajuan yang menggembirakan. Hingga hari ini, pengerjaan telah mencapai 23 persen, dengan fondasi yang kokoh, dinding yang tersusun rapi, serta kerangka kayu kusen jendela dan pintu mulai terpasang tegak di lokasi.
Terlihat langsung di lokasi pengerjaan yang bertanda papan informasi “SASARAN V Pembangunan RTLH”, suasana kerja tampak sangat dinamis dan penuh kekompakan. Personel Satgas bersama warga bekerja bahu-membahu tanpa sekat — sebagian menyusun batu bata secara rata dan kokoh membentuk dinding, sebagian lain mengangkat dan menempatkan kerangka kayu penyangga, sementara yang lainnya mengangkut material serta mengaduk adukan semen. Setiap bagian dikerjakan dengan ketelitian tinggi, memastikan struktur bangunan kuat, lurus, dan siap menopang rangka atap pada tahap selanjutnya. Pekerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong yang kental, seolah bangunan ini dibangun untuk keluarga sendiri.
Bapak Jualian Saputra menyaksikan perkembangan rumahnya setiap hari dengan penuh rasa syukur:
“Saya sangat terharu melihat rumah saya perlahan berubah menjadi seperti ini. Dulu tempat tinggal kami belum memadai, dan kini saya melihat dinding berdiri tegak, kerangka pintu dan jendela mulai terpasang rapi. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak TNI dan tetangga yang setiap hari datang membantu dengan tulus. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan mereka. Nanti setelah selesai, saya akan menjaga rumah ini sebaik-baiknya, agar anak-anak saya bisa tumbuh besar di tempat yang aman dan nyaman,” ungkap Bapak Jualian Saputra.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menegaskan pentingnya menjaga kualitas di setiap tahapan:
“Kemajuan 23 persen ini adalah langkah nyata menuju kehidupan yang lebih layak bagi Bapak Jualian Saputra dan keluarganya. Lihatlah bagaimana dinding dan kerangka ini tumbuh tegak — itulah bukti kerja keras dan ketelitian kalian. Kerjakan setiap bagian dengan sebaik-baiknya, pastikan setiap batu kuat menancap, setiap kerangka terpasang kokoh. Rumah ini akan menjadi saksi kehadiran kita di sini, dan harus awet untuk puluhan tahun ke depan. Pertahankan semangat kebersamaan ini, karena itulah kekuatan terbesar kita,” tegas Letkol Arh Yusuf Winarno.
Dengan fondasi yang kokoh dan dinding yang terus naik, tim pelaksana berencana segera melanjutkan ke tahap pemasangan rangka dinding bagian atas dan struktur atap. Diperkirakan dalam waktu dekat, bentuk utuh hunian baru Bapak Jualian Saputra akan semakin terlihat jelas, membawa harapan baru bagi seluruh keluarganya.(*)
