Dinas Pertanian Prabumulih Ungkap Syarat Poktan Pinjam Alsintan, No 3 Harus Ada Ini?

PRABUMULIH – Para Kelompok Tani (Poktan) di kota Prabumulih kini tidak perlu susah lagi dalam menggarap dan mengelola lahan pertanian miliknya. Pasalnya, Pemerintah kota melalui Dinas kota Prabumulih siap membantu dan meminjamkan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang dibutuhkan.

Salah satunya seperti yang didapat oleh Kelompok Tani (Poktan) Geong Sejahtera di kelurahan Sukajadi kecamatan Prabumulih Timur, kota Prabumulih.

“Kita memonitor, peminjaman alat sebagai realisasi beberapa hari yang lalu mereka meminjam alat dan mesin pertanian ke Brigade Alsintan Dinas Pertanian berupa pompa air ukuran 3 inch dan satu unit hand traktor. Karena kita lihat juga kelompok tani ini memang giat bercocok tanam di bidang holtikultura, jadi saat ini bisa kita pinjami dulu peralatan untuk kebutuhan pekerjaan mereka,” ungkap Plt Kepala Dinas Pertanian kota Prabumulih, Alfian SP didampingi Kabid Penyuluhan Taufi Qurrahman SP M.Si, saat mengunjungi sekaligus penyerahan Alsintan kepada Kelompok Tani (Poktan) Geong Sejahtera di kelurahan Sukajadi kecamatan Prabumulih Timur, Kamis, 29 September 2022.

Kunjungan itu, disebut Plt Kadis Pertanian ini dalam rangka penyerahan pinjaman Hand Traktor dan Pompa Air kepada kelompok Tani yang diketuai oleh Suwarno.

Dalam kesempatan itu, turut pula hadir Lurah Sukajadi, Deny Trianzah, unsur Babinkamtibmas dan Babinsa serta segenap anggota kelompok tani.

Ditambahkan Alfian, bahwa pemberian pinjaman Alsintan ini adalah yang kedua kalinya dilakukan.

“Ini yang kedua kami pinjamkan alat dan mesin pertanian seperti ini, yang pertama kita pinjamkan ke kelurahan Muara Dua dan yang kedua di sini,” tambah Alfian, seraya menyampaikan Alsintan itu bisa dipinjam oleh seluruh masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan untuk meminjam peralatan tersebut.

Di samping kepada kelompok tani bidang holtikultura, Dinas Pertanian juga saat ini sedang fokus pada program unggulan Wali kota Prabumulih, yakni produksi serat nanas.

Bahkan, masih menurut Alfian, pada tahun depan ada bantuan dari Dirjen Holtikultura 10 hektar lahan untuk pengembangan budidaya nanas.

Sementara, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Prabumulih Timur, Yakta Veri menjelaskan prosedur peminjaman Alsintan di Dinas Pertanian atau di Brigade.

“Peminjaman bisa dilakukan jika ada Kelompok Tani, dan sudah terdaftar di pusat, serta ada yang diolah atau lahan olahan. Prosesnya begini, kelompok tani mengajukan peminjaman alat dengan diketahui Lurah setempat, penyuluh pertaniannya ke Dinas Pertanian. Nanti akan diproses dan itu kebijakan dari Dinas Pertanian,” ungkap Yakta Veri yang belum lama menjadi penyuluh ini.

Lurah Kelurahan Sukajadi, Deny Trianzah mengucapkan terimakasih kepada Dinas pertanian yang telah membantu meminjamkan Alsintan kepada Poktan Geong Sejahtera.

“Pertama kami ucapkan terimakasih atas bantuan pinjaman alat ini kepada Poktan Geong Sejahtera yang ada di kelurahan Sukajadi terkhusus kepada pak Kadin juga kepada Penyuluh. Sebenarnya kami juga sudah mengajukan ke bapak wali kota untuk kelengkapan peralatan pertanian bagi masyarakat kami,” kata Deny.

Pengajuan tersebut menurut Lurah, sudah di ACC oleh Wali kota dan saat ini menunggu realisasinya dari Dinas pertanian.

Sementara itu, anggota kelompok Tani Geong Sejahtera mengaku sangat terbantu dengan kehadiran alat Hand Traktor beserta pompa air yang memang sudah lama dinantikan.

Kelompok Tani yang sudah berdiri sejak dua tahun ini menanam berbagai macam tanaman holtikultura seperti Terong, Kangkung Cabut, Bayam, Kacang Panjang dan lainnya, Poktan ini juga sudah mempunyai banyak konsumen yang datang sendiri ke lokasi untuk membeli hasil tani mereka.

Ketua Poktan Geong Sejahtera, Suwarno menyampaikan ungkapan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah kota Prabumulih yang dalam hal ini yakni Dinas Pertanian.

“Terimakasih kepada pemerintah kota Prabumulih dalam hal ini Dinas Pertanian atas bantuan peminjaman peralatan pertanian hari ini, kami juga tadi mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Pertanian yakni Mulsa Plastik,” kata Suwarno.

Dia berharap kepada pemerintah kota agar pengajuannya dapat diakomodir untuk kepentingan kelancaran upaya pertanian mereka sebagai tambahan penghasilan bagi semua anggota kelompok tani di saat kondisi perekonomian sedang mengalami Inflasi akibat kenaikan harga BBM. (King)

Editor: Donni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *