DINAS PARIWISATA LAHAT BINA MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN

0
138

Sumateranews.co.id, LAHAT – Ratusan peserta mengikuti pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepariwisataan Bagi Masyarakat oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Selasa (25/07) di Hotel Calista.

Peserta yang nantinya akan terlibat langsung pada program pengembangan pariwisata Indonesia yang menargetkan 20 juta pengunjung ini terpantau serius dan sama sekali tidak meninggalkan tempat pada saat narasumber memaparkan upaya pengembangan pariwisata yang bisa diterapkan di Kabupaten Lahat yang kaya akan potensi pariwisata ini.

Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Lahat Ir. Ari Muliati, SH MM mengatakan bahwa pelatihan SDM Kepariwisataan Bagi Masyarakat ini langsung diisi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI) dari Deputi Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan dan Asisten Deputi Pengembangan Sumberdaya Kepariwisataan. “Tentu, melalui pelatihan ini kita harapkan masyarakat mendapat keuntungan dan pemerintah Kabupaten Lahat dapat berperan andil membantu pemerintah dalam mewujudkan 20 juta wisatawan ke negara kita melalui aset wisata yang ada”, ujarnya kepada Awak Media.

Sementara peserta sendiri diambil dari perwakilan setiap daerah khususnya yang mempunyai objek wisata yang memang kita akui butuh pengetahuan dalam mengembangkan potensi wisata di daerah mereka. Dimana melalui pelatihan ini kita yakin pemikiran mereka akan terbuka luas dalam mengembangkan objek wisata di Kabupaten Lahat. “Ya, seperti Lahat Panaromik, refting, PHRI, perhotelan dan beberapa masyarakat perwakilan kita libatkan dalam pelatihan ini,” tandasnya.

Sedangkan nara sumber dari Kementerian Pariwisata DR. Wisnu Bawa Tarumajaya SE MM memaparkan kepada semua peserta dalam memasarkan pariwisata, SDM harus mempunyai pengetahuan dan keprofesionalan. “Itu sangat penting, sebelum melihat objek wisata, tentu kitanya dulu yang mereka nilai dalam memberikan pelayanan,” tegasnya di depan Peserta.

Untuk mendapatkan pekerjaan di bidang pariwisata itu sangat gampang bila kita mempunyai niat keras. ‘’Salah satunya masuk perguruan tinggi kepariwisataan dan mengikuti diklat. “Tentu, sertifikat kompetensi dan begron pendidikan kepariwisataan bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan baik dalam negeri dan luar negeri,” pungkasnya.

Laporan : Novita
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article