Diduga Sosialisasi Mengajak Pilih Salah Satu Paslon, Aliansi Relawan Kotak Kosong Bakal Layangkan Somasi kepada Ketua KPU Prabumulih

0
511
Ketua Dewan Penasehat Relawan Kotak Kosong, Azadin, saat diwawancarai disela kegiatannya melakukan sosialisasi kotak kosong, di Pasar Inpres Prabumulih, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (29/04) pagi

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Menyikapi pernyataan Ketua KPU Prabumulih, Takhyul yang diduga mengarahkan untuk memilih terhadap pasangan calon tertentu dalam sosialisasi yang dilakukannya, di salah satu masjid, beberapa waktu lalu, Ketua Dewan Penasehat Relawan Pemenangan Kotak Kosong, Azadin SE berencana akan melayangkan somasi kepada Ketua KPU Prabumulih.

Tak hanya itu, bersama aliansi dan pendukung kotak kosong lainnya pihaknya juga akan melaporkan Ketua KPU Prabumulih ke Polda Sumsel. Dia berharap dari laporan itu nantinya, pihak penyidik dapat memproses dan menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan Ketua KPU Prabumulih tersebut.

“Seandainya nanti benar adanya terjadi penyimpangan dalam sosialisasi yang mereka lakukan, kita minta Ketua KPU dipecat dan diproses menurut aturan hukum yang berlaku,” tegas Azadin, ketika diwawancarai disela kegiatannya melakukan sosialisasi bersama para relawan dan pendukung lainnya, di Pasar Inpres Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (29/04/2018) pagi.

Menurut Azadin, pihak KPU sebagai lembaga penyelengara Pemilu atau Pilkada harus bersikap netral dan independent. Serta tidak memihak kepada calon. Namun sebaliknya, dia nilai, pihak KPU Prabumulih dalam hal ini Ketua KPU Prabumulih diduga telah melakukan pelanggaran pada saat melakukan sosialisasi di Masjid Al Maghfiroh, pada Rabu (25/04) kemarin. Dan persoalan ini dikatakannya, telah masuk dan dilaporkan masyarakat lewat SMS Online di media cetak harian local yakni, Harian Prabumulih Pos.

“Dari statement kemarin yang kami baca di SMS (yang terbit di media cetak harian local) bahwa ketua KPU ini mengatakan salah satunya silahkan untuk menusuk paslon, apakah ada ibu-ibu yang tidak setuju silahkan tunjuk tangan, nah ini masalahnya pak, kalu ada masyarakat disitu tunjuk tangan berarti sudah ada pengerahan. Dan ini akan kita laporkan ke polisi. Kita mau Ketua KPU ini harus bertegak dengan lurus, tidak memihak salah satu calon karena dana yang digunakan KPU adalah dana rakyat, bukan dana pribadi,” terang Azadin.

Sebelumnya, ratusan relawan dan pendukung kotak kosong, Minggu (29/04/2018) pagi, melakukan long march (Jalan kaki, red) untuk membagikan baju kaos, stiker dan pamflet kepada masyarakat dan pengguna jalan. Para relawan kotak kosong ini mulai bertolak dari titik Posko Timur, Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tugu Kecil, sekitar pukul 08.00 Wib dan berkumpul menuju pusat Pasar Inpres Prabumulih.

Menurut Koordinator Posko Pemenangan Kotak Kosong (PKK) Cambai, Fairuz menyebutkan, kegiatan yang dilakukan para relawan Koko tersebut untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat terkait keberadaan pilihan kotak kosong selain pasangan calon tunggal dalam Pilkada Prabumulih.

“Aksi ini kita lakukan karena pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Prabumulih, kita nilai sampai sekarang tidak pernah mensosialisasikan kotak kosong dalam setiap sosialisasinya. Dan ini kita sangat sayangkan, makanya kami mengajak beberapa perwakilan relawan dan pendukung kotak kosong dari sejumlah wilayah untuk melakukan sosialisasi di Pasar,” tandas Fairuz.

Laporan : Taufik/*

Editor    : Donny