Diduga Ribut Mulut, Honorer Pol PP Prabumulih Tewas Ditikam Tetangganya

0
1098
Catur Nugroho tersangka pembunuhan honorer Pol PP saat diamankan Polsek RKT/ Foto: Tim Opsnal Polsek RKT
Catur Nugroho tersangka pembunuhan honorer Pol PP saat diamankan Polsek RKT/ Foto: Tim Opsnal Polsek RKT
Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Seorang tenaga honorer di Satuan Pol PP Pemkot Prabumulih, yakni Catur Nugroho (30) warga Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), harus meregang nyawa dan tewas usai dipukul dan ditusuk sebanyak 5 kali oleh Nopriadi (20), pada bagian bahu depan, dan punggung belakang tubuh korban.
Kasus tewasnya anggota Pol PP yang terjadi tepat didepan rumah Ketua RT 01 RW 02 Elmi Yati, Kelurahan Tanjung Rambang, pada Jumat (24/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB ini terungkap setelah pelaku berhasil dibekuk petugas Opsnal Polsek RKT.
Tersangka Nopriadi berhasil ditangkap petugas saat sedang bersembunyi dirumah pamannya, di daerah kelompok 4 desa Talang Batu Kecamatan RKT, sekitar 4 jam dari kejadian ‎atau pada Sabtu (25/11) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB.
Tanpa melakukan perlawanan selanjutnya pelaku langsung dibawa petugas ke Polsek RKT bersama barang bukti 1 bilah kayu bulat berukuran sekitar 2 meter yang digunakan pelaku memukul kepala korban, berikut 1 buah sarung pisau berwarna putih serta pakaian yang dipakai pelaku dan korban saat kejadian.
Belum diketahui pasti penyebab percekcokan antar kedua warga yang masih tinggal satu lingkungan kelurahan tersebut. Tetapi informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, tindakan penganiayaan dan penusukan yang mengakibatkan korban tewas bermula ketika tersangka baru pulang dari menghadiri acara sedekahan di kampungnya.
Setibanya di jalan simpang 3 Tanjung Rambang, tersangka melihat korban datang mendekati‎ dirinya. Keduanya pun terlibat adu mulut, tersangka yang melihat sebuah kayu bulat tak jauh dari posisi ia berdiri kemudian langsung mengambilnya dan dipukulkannya ke arah kepala korban.
Oleh tersangka kayu bulat itu ia lepaskan,. Korban yang diduga emosi kemudian menarik rambut tersangka dan meninju hidungnya dengan menggunakan tangan kosong.
Pelaku yang mendapat serangan balasan itu kemudian langsung mencabut pisau dapur yang ia selipkan dipinggang sebelah kiri dan ditusukannya ke arah tubuh korban sehingga mengenai bahu depan tubuh korban.
‎Selanjutnya, korban yang tak menduga pelaku membawa senjata tajam jenis pisau terlihat berusaha melarikan diri kearah jalan sambil memegangi bahunya yang terluka.
Melihat lawannya mencoba kabur, pelaku yang diduga sudah tersulut emosi dan merasa belum puas kemudian mengejar korban. Sial bagi korban, baru sekitar 4 meter berlari dirinya terjatuh. Pelaku yang sudah dirasuki setan ini kemudian tanpa memberikan ampun kembali menusukan pisaunya ke bagian belakang tubuh korban sebanyak 1 kali.
‎Namun korban kembali mencoba berdiri dan berlari menghindari amukan sajam milik pelaku, sambil berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Melihat itu, pelaku bukannya lari malah semakin mengejar korban yang kembali terjatuh di jalan dan langsung menusukan pisaunya sebanyak 1 kali ke bagian belakang tubuh korban.
Korban dengan sisa tenaganya kembali mencoba bangkit dan lari dari amukan pelaku. Tapi baru berlari sekitar 2 meter, korban lagi-lagi terjatuh, tepat didepan rumah Ketua RT 01, Elmiyati‎. Disinilah pelaku kembali menghujani korban dengan pisau sebanyak 2 tusukan pada bagian belakang tubuh korban.
Merasa pelaku ingin menghabisi nyawanya, korban pun kembali berteriak meminta tolong sehingga warga mulai berdatangan mendekat. Melihat itu, pelaku langsung melarikan diri ke arah Sungai Rambang dan membuang barang bukti pisau tersebut ke sungai.
Petugas Opsnal Polsek RKT yang menerima laporan warga, langsung melakukan penyelidikan. Selanjutnya anggota Reskrim yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek RKT, Aiptu Darmawan SH, sekitar 4 jam dari kejadian berhasil menangkap pelaku di rumah pamannya, di daerah kelompok 4 desa Talang Batu Kecamatan RKT.
“Usai menerima laporan dari bapak korban, kita langsung bergerak menyelidiki dan mendapatkan info tersangka bersembunyi dirumah pamannya, di desa Talang Batu, dan berhasil menangkapnya,” sebut Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE melalui Kapolsek RKT.
Laporan : Donny