Diduga PT.Waskita Precast Kembali Berulah

0
378
Teks foto: Kondisi Jalan Yusuf Singedekane Kelurahan Jua-jua Kec. Kota Kayuagung dan lokasi pengolahan bahan material PT. Waskita Precast dan PT.Keraton. (foto: ali)

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Belum selesai masalah limbah semen yang dihasilkan oleh pengolahan material PT.Waskita Precast dan PT. Waskita Reademix di Jalan Sepucuk Kelurahan Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung, kini masalah baru muncul.

Dimana, jalan beraspal di Lintas Timur Kayuagung, tepatnya di Jalan Yusuf Singedekane Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kota Kayuagung berlumpur dan kerikil berserakan di tengah jalan sehingga mengganggu aktivitas para pengendara dan masyarakat setempat.

Hal tersebut diduga karena lumpur yang ada di dalam lokasi PT. Waskita Precast wilayah III dan IV serta PT. Keraton yang mengelola material untuk pembangunan Jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung  tersebut terbawa oleh mobil pengangkut material, Kamis (28/12/2017).

Salah satu koordinator lapangan PT. Keraton, Bambang saat dikonfirmasi dilapangan mengatakan, pimpinan lagi dinas luar. ‘’Mengenai pengolahan material untuk pembangunan Jalan Tol Pematang Panggang Kayuagung di wilayah ini bukan saja milik PT. Keraton tetapi juga di bagian ujung itu punya PT. Waskita Karya. Memang tanah di lokasi berlumpur, mengenai tanah berlumpur yang berserakan dijalan, kami sudah berusaha untuk membersihkannya dengan cara menyemprotkan air disekitar lokasi aspal yang berlumpur,’’ ujarnya.

Salah satu pengendara motor yang sering melintas di jalan lintas tersebut, Ismail (41) menuturkan bahwa dirinya hampir saja menjadi korban lakalantas akibat banyaknya kendaraan yang melintas dan berebut posisi jalan yang bagus atau tidak becek. “Saya hampir jadi korban lakalantas akibat mengelakkan mobil yang menyalip dan mengambil posisi jalan yang tidak becek. Beruntung tidak tertabrak mobil tersebut. Harapan saya semoga jalan tersebut tidak becek atau pun berlumpur. Juga tidak berdebu dan kerikil yang berserakan di jalan bisa dibersihkan, sehingga kita nyaman berkendara,’’ harapnya.

Dari hasil pantauan Wartawan Sumateranews.co.id di lapangan terlihat kerikil batu split bercampur semen berserakan mulai depan Kantor DPRD OKI hingga ke simpang 4 YKP Kelurahan Sidakersa Kecamatan Kota Kayuagung dan lokasi pengolahan bahan material milik PT. Keraton dan PT. Waskita Precast wilayah III dan IV terlihat seperti kubangan Kerbau.

Laporan             : Aliaman/Tim

Editor/Posting    : Imam Ghazali