Diduga PT. Waskita Precast Belum Kantongi Izin Amdal

0
193

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Pengolahan bahan material untuk bangunan jalan tol Pematang Panggang – Kayuagung yang dilaksanakan oleh pihak PT. Waskita Precast di Kelurahan Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung atau tepatnya di Jalan Sepucuk Kayuagung dekat Perumahan Sepucuk Permai di Kelurahan Kedaton Kcamatan Kota Kayuagung Kab.OKI diduga belum mempunyai izin amdal dari pihak Dinas Lingkungan Hidup maupun dinas instansi yang terkait di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. OKI, Drs. H. Alamsyah M.Si melalui Kasi Pengkajian Dampak Lingkungan, Tatang saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan, untuk izin amdal pihak PT. Waskita Precast yang berada di daerah Sepucuk Kelurahan Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung hingga saat ini belum ada izin amdalnya. Seharusnya suatu PT yang beroperasi di wilayah Kab. OKI dan sekitarnya, sebelum beroperasi harus terlebih dahulu mengantongi atau mempunyai izin baik dari Dinas Lingkungan Hidup maupun pihak-pihak terkait lainnya.

Feri (40) warga sekitar mengatakan bahwa selaku warga dia sangat mendukung adanya pembangunan di wilayah OKI khususnya Kayuagung. ‘’Mengenai limbah yang dihasilkan akibat pengolahan bahan material bangunan pihak PT, kita tidak begitu tahu apakah akan ada dampak akibat dari pengolahan bahan bangunan material yang dilakukan oleh pihak PT Waskita tersebut atau tidak. Namun apabila itu berdampak buruk, tentu kami sangat berharap mohon kiranya pihak pemerintah dan pihak terkait lainnya dapat meneliti dan memberitahukannya kepada kami dan warga sekitarnya,’’ harapnya, Kamis (28/9).

Sementara itu pihak PT. Waskita Precast belum bisa dikonfirmasi. Dari hasil pantauan wartawan ini di lapangan, aktivitas pengelolaan bahan material bangunan untuk keperluan pembangunan jalan tol Pematang Panggang-Kayuagung hingga saat ini terus berjalan.
Dari pengoperasian pengolahan bahan material bangunan seperti pasir, koral, dan semen oleh pihak PT Waskita Precast tersebut menyisakan limbah air bercampur semen yang dialirkan drainase yang terletak di antara perumahan warga Sepucuk Permai dengan lokasi pengolahan bahan material bangunan milik PT. Waskita Precast. Sementara limbah material semen yang mengalir pada drainase kini telah memenuhi drainase tersebut dan mulai mengalami pengendapan atau pembekuan.

Apabila air hujan apalagi nantinya pasang maka aliran limbah selain dapat memenuhi drainase, rawa-rawa juga dapat mengalir ke daerah persawahan atau lebak yang ada di Kutaraya, Perigi, Kayuagung Asli, Teloko, dan sekitarnya. Bahkan dapat juga akan mengalir ke sungai Komering dan sekitarnya.
Laporan : Aliaman
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article