Diduga Peras Warga, 4 Anggota Aliansi dan 3 Wanita Diringkus

0
360

Sumateranews.co.id, BANYUASIN- Dalam Release Polres Banyuasin, Polsek Muara Padang bersama dengan Babinsa dan masyarakat berhasil menangkap tujuh orang terduga pelaku pemerasan.

Disampaikan Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi, pada Rabu dini hari (30/8) sekitar pukul 01.00 wib , telah damankan tujuh orang terduga Pemerasan itu, antara laiAKBP Andri Sudarmadi mengatakan bahwa pada Rabu dini hari (30/8) sekitar pukul 01.00 WIB telah diamankan tujuh orang terduga pemerasan. Mereka adalah Samsi, Sukirman, Muhammad Jalaludin, Harjito, dan tiga perempuan yaitu Danti, Erika, Rohemi.

Kejadiannya bermula Sabtu lalu (26/8) sekitar pukul 18.00 WIB, datanglah pelaku yang berjumlah delapan orang menggunakakan satu mobil dan satu sepeda motor ke rumah korban Sodirin Ketua Kelompok Tani Desa Jalur Mulya 13 Kecamatan Muara Sugihan yang menanyakan kegiatan Prosmen ataupun pembuatan saluran di desa tersebut.

“Pelaku meminta uang Rp 50 juta kepada korban, dengan alasan bahwa kegiatan tersebut menyimpang. Jika tidak dipenuhi maka korban akan di bawa ke Markas LSM KPK Sembawa,’’ ujar Kapolres.
Saat korban menyanggupi memberikan uang kepada pelaku Rp 40 juta. Setelah 8 orang pelaku tersebut pulang, korban menelepon Ketua Kelompok Tani Desa Cendana, Sutris dan menceritakan kejadian tersebut.

Mendengar cerita tersebut Sutris melaporkan kepada Babinsa, Serda Nazirin dan Serda Herman kemudian kedua Babinsa tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Kapospol Muara Sugihan, Bripka Darsandi, SH.

Mendapat laporan tersebut Kapospol, Babinsa, korban, dan warga Desa Jalur Mulya mencari pelaku yang berjumlah delapan orang.

“Akhirnya tujuh orang pelaku berhasil diamankan warga, satu orang pelaku kabur dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Muara Padang.

Barang bukti yang diamankan, Uang tunai senilai Rp 39.800.000 pecahan seratus ribu, empat KTA Lembaga Aliansi Indonesia atas nama Sukirman, M. Jalaludin, dan Samsi serta Harjito.

Selain itu, satu kartu media KPK atas nama Rohemi, beberapa buah Kartu tanda penduduk, belasan Handphon, uang tunai Rp 800 ribu dari pelaku dan beberapa berkas dalam map yang berisikan data petani Gapoktan Banyuasin.

Terkait kasus pemerasan itu, tujuh orang di antaranya perempuan yang bukan anggota Aliansi Indonesia, kemudian yang 4 orang anggota eksekutif aliansi Indonesia bidang Badan Penelitian Aset Negara dan 1 orang dari Koran Pemantau Korupsi (KPK).

‘’Empat tersangka akan terjerat Undang – Undang Tindak Pidana Pasal 368 atau 335 ancaman hukuman 9 tahun penjara,’’ tegas Kapolres Andri.

Laporan : Al Dafid
Editor : Imam Ghazali
Posting : Abdre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article