Diduga Korupsi, Polres Kampar Ciduk Anggota DPRD di Lantai 3 Atrium Senen Jakarta

79

Sumateranews.co.id, JAKARTA- Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui tim yang dipimpin oleh Kanit Tipikor Polres Kampar Iptu Charles Nainggolan SH beserta 2 orang anggotanya berhasil menciduk tersangka Syarifudin alias Arif pekerjaan Anggota DPRD Kampar pada 12 Juli 2019 lalu saat berada di Lantai 3 Atrium Senen Jakarta.

Arif didga melakukan Tindak Pidana Korupsi pada Paket Pencucian Danau Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kab. Kampar tahun anggaran 2012. Sebagaimana Pasal 2 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana.

Adapun kronologis kejadiannya adalah saat tahun 2012. Ketika itu DPPA SKPD Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Kampar, melaksanakan pekerjaan Pencucian Danau Desa Gema Kec. Kampar Kiri Hulu Kab. Kampar tahun anggaran 2012 dengan pagu dana sebesar Rp. 890.000.000.

Berdasarkan surat perjanjian kontrak antara pengguna barang dan jasa dengan Direktur CV. Agusti an. Endang Surya selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak pekerjaan tersebit yaitu senilai Rp. 755.324.502.90, namun pada faktanya pekerjaan tersebut dilimpahkan atau dialihkan sepenuhnya kepada tersangka Syarifudin alias Arif yang tidak termasuk dalam direksi atau daftar personil CV. Agusti.

Atas pengalihan pekerjaan tersebut Arif memberikan fee 2,5 % dari nilai kontrak sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam akta Notaris.

Dari fakta tersebut di atas, kedua belah pihak telah melanggar ketentuan pasal 87 ayat (3) Perpres 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.

Akibat dari perbuatan tersebut negara/daerah dirugikan sebesar Rp. 300.000.465,90, sesuai dengan Laporan Hasil Audit Nomor : SR-141/PW04/5/2016 tanggal 28 April 2016 dari BPKP Perwakilan Provinsi Riau.

Lalu kejadian dilaporkan ke Polres Kampar. Setelah Sat Reskrim Polres Kampar melakukan pemanggilan II terhadap Tersangka Syarifudin dengan sesuai prosedur, namun dan pihak Tersangka dan kuasa hukumnya tidak mengindahkan panggilan tersebut maka atas perintah atasan penyidik yaitu Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH maka tim yang dipimpin oleh Kanit Tipikor Polres Kampar Iptu Charles beserta 2 anggotanya  pun menciduk Tersangka saat berada di Lantai 3 Atrium Senen Jakarta. Kini tersangka dibawa ke Polres Kampar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Laporan          : Arifin

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here