Diduga Konsleting Listrik, Tiga Rumah Panggung Hangus Terbakar

0
353
Warga di lingkungan Jalan Alipatan RT 05 RW 05 Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara, yang panik dan berjibaku membantu memadamkan kobaran api yang menghanguskan tiga rumah panggung semi permanen milik warga setempat. Api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah datang bantuan 3 unit mobil damkar milik Pertamina dan Pemkot Prabumulih. Peristiwa kebakaran yang terjadi diduga akibat konsleting listrik terjadi Rabu (18/10) sore sekitar pukul 14.26 WIB.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Saat tengah asyik menyaksikan iring-iringan pawai karnaval memeringati HUT kota Prabumulih ke 16 tahun 2017 di jalan pusat kota, tiba-tiba warga dihebohkan dengan peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Alipatan lingkungan RT 05 RW 05 Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara, pada Rabu (18/10) sore sekitar pukul 14.26 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran yang telah menghanguskan tiga rumah panggung semi permanen tersebut, namun kerugian ditafsir dialami para korban mencapai sekitar Rp 400 juta.

Dari informasi di lapangan menyebutkan, insiden kebakaran diduga terjadi akibat konsleting listrik (putus arus pendek listrik, red) dari salah satu rumah korban, yakni rumah milik Edi Yamin (40) dan istrinya, Lasmi (40). Menurut saksi mata yaitu, Zainul Saleh yang merupakan Ketua RT setempat mengatakan sumber api pertama kali diketahui berasal dari ruang depan rumah milik Edi Yamin, yang saat kejadian tak berada dirumah karena sedang pergi bekerja mengojek.

Dalam hitungan menit api kemudian dengan cepat merambat dan menyambar rumah milik Lamayu (74), yang tak lain adalah mertua Zainul Saleh sendiri. Selanjutnya kobaran api yang terus membesar juga langsung menyambar rumah milik Rusna (55) dan A Rozak (60) yang berada persis bersebelahan dengan rumah Edi Yamin.

“Api berasal dari ruang depan rumah Edi Yamin, yang berada di tengah-tengah antara rumah mertua saya Lamayu, dan rumah Bik Rusna. Api cepat sekali menjalar ke dinding papan rumah panggung mertua saya kemudian merambat ke seluruh bagian rumah milik Bik Rusna. Tiga rumah yang terbakar,” sebut Zainul Saleh, ketika dibincangi di lokasi kejadian.

Dia katakan, kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah ia menghubungi dan meminta bantuan mobil pemadan kebakaran milik PT Pertamina EP Asset 2 dan Pemkot Prabumulih. “Api baru bisa padam sekitar jam 15.35 WIB setelah 2 unit mobil damkar milik Pertamina dan 1 unit milik Pemkot datang memadamkan api,” ujar Zainul sambil membantu mengangkat dan menyelamatkan sejumlah barang isi rumah milik para korban, yang sempat diselamatkan bersama warga sekitar lokasi kejadian.

Laporan : Donny

Posting   : Andre