Diduga Kesal, Oknum Pegawai KAI Aniaya Anak Selingkuhannya Hingga Tewas

0
300

sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Seorang oknum karyawan PT KAI, Anasta Sulismana (48), Kamis pagi (3/08) sekitar pukul 07.00 WIB terpaksa diamankan oleh petugas Reskrim Polsek Cambai. Warga Jalan Jenderal Sudirman RT 10 RW 02 Perumahan PT KAI Kelurahan Dusun Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat ini ditangkap polisi lantaran diduga menganiaya anak selingkuhannya hingga tewas menggenaskan. 
Bocah berusia sekitar 3 tahun yang belakangan diketahui bernama Alvin Aditya‎ ini tewas dengan kondisi kepala dan kaki memar, serta dari telinga mengeluarkan darah setelah dipukul dan digebuki pelaku dengan tangan kosong.
Peristiwa kekerasan terhadap anak dan menyebabkan korban meninggal ini terjadi dirumah wanita selingkuhannya, Mia (34) ibu korban di Jalan Kamboja RT 01 RW 03 Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, pada Kamis dini hari (3/08) sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu salah satu saksi yakni, Yunita (23) mendengar suara gaduh dan suara tangis anak kecil dari arah rumah korban.
Bahkan Yunita juga mendengar suara bentakan menyuruh diam. “Terdengar suara anak kecil menangis dan digebuki oleh seseorang, dan diketahui anak Mia yang nomor dua,” sebut tetangga korban ini.
Sementara itu, ibu korban yang mengetahui anaknya disiksa pelaku, kemudian menghubungi Rusli (50) yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman Sindur, untuk meminta tolong menyelamatkan korban. Tak lama usai dihubungi kemudian Rusli mengajak warga lain, Haironi. Lalu keduanya bergegas menuju rumah Mia (TKP), dan melihat pelaku duduk di teras depan rumah.
Saksi Rusli pun langsung mendekati pelaku, sementara Haironi mengambil korban dan membawanya kerumah Santi, warga setempat. Setelah dicek, kondisi korban ternyata sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Prabumulih. Oleh ibu korban, kejadian tersebut langsung dilaporkannya ke polisi.
Terpisah, pelaku Anasta Sulismana alias Anas mengaku khilaf dan terbawa emosi, saat mengetahui wanita selingkuhannya tidak ada dirumah. Sementara anak kedua selingkuhannya (korban) menangis, sehingga dirinya kesal dan menganiaya anak korban hingga tewas. Saat kejadian pelaku mengaku usai minum-minuman keras di salah satu café di wilayah Cambai.
Tersangka menyebutkan, dirinya sudah mengenal dan berhubungan dengan ibu korban sudah sekitar 2 tahun. “Sudah dua tahun pak berhubungan, dan kami belum menikah. Terkadang sekali atau dua kali tiap bulan berkunjung kerumahnya, saya bekerja di KAI pak,” aku pelaku yang sudah memiliki tiga anak dari istri sahnya, ketika dibincangi wartawan.
Sementara Kapolres Prabumulih, AKBP Andez Purwanti SE melalui Kapolsek Cambai, Ipda Agam M.T SH membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku penganiaya anak dari wanita selingkuhannya. Korban tewas tak lama setelah dianiaya pelaku, saat ibunya sedang tidak berada dirumah.
“Pelakunya sudah kita amankan, sementara korban sudah dibawa kerumah duka. Dari pengakuan tersangka, dirinya kesal melihat selingkuhannya tidak ada dirumah dan anaknya terus menangis,” jelas Kapolsek.
Laporan : Fadli
Editor : Donny
Posting : Andre