Diduga Kecewa, Warga dan Keluarga Korban Balita Tenggelam di Singkil Usir Tim BPBD, PMI dan TRC

95
Foto ilustrasi.

ACEH SINGKIL – Diduga merasa kecewa, warga dan keluarga korban balita tenggelam di Sungai Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, usir rombongan petugas Tim BPBD, PMI, dan TRC, pada Minggu (20/9) malam.

Tindakan warga menggusir rombongan petugas gabungan ini lantaran kesal dan emosi, karena pihak BPBD, PMI dan TRC tidak sempat ikut melakukan pencarian terhadap korban pada kejadian tersebut.

“Benar bahwa keluarga korban dan warga mengusir pihak BPBD, PMI dan TRC dikarenakan tidak sempat ikut dalam pencarian keponakan kami,” ucap Zulkarnain alias Izul, kakak sepupu orang tua korban ketika dihubungi terkait insiden tersebut.

Bahkan, menurut Izul dirinya sempat meminta bantuan kepada pihak BPBD untuk menolong keponakannya yang tenggelam di Sungai Teluk Rumbia.

“Sebab saya sendiri yang meminta bantuan kepada pihak BPBD melalui telepon WhatsApp langsung dengan Pak Mohd Icshan selaku Kepala Pelaksana BPBD Pukul 18:32 WIB bahwasanya keponakan kami tenggelam di sungai,” ungkap Izul.

Dia melanjutkan, pihak Tim BPBD, PMI dan TRC diketahui turun ke Teluk Rumbia dengan membawa speed boat sekitar pukul 23.05 WIB, tapi sayang speed boatnya dalam keadaan rusak.

“Video siaran langsung dari akun Facebook saya baju orange bukan pihak Tim, tapi paman korban.

Kami berharap kepada pihak BPBD, PMI dan TRC untuk kedepannya agar selalu mengutamakan persiapan alat-alat yang dibutuhkan, sebab pertolongan mereka sangat dibutuhkan oleh warga disaat kejadian seperti ini,” harapnya.

Seperti diketahui, seorang balita berusia 3 tahun bernama Darmawandi pada Minggu (20/9) sore, sekitar pukul 17.30 WIB tenggelam di Sungai Desa Teluk Rumbia, Singkil. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bersama keluarga korban melakukan pencarian di sepanjang sungai tersebut.

Korban Balita tenggelam ini ditemukan warga dalam kondisi terapung di sekitar muara Kecamatan Kuala Baru Paser Terandam, dan sudah dalam keadaan meninggal dunia, pada Senin (21/9) dini hari, sekitar pukul 00.45 WIB.

“Ditemukan warga yang dikomandoi oleh Ketua BPG Teluk Rumbia, Ariyanto dan Sekdes Rantau Gedang, Abdul Malik dalam keadaan terapung,” sebut salah satu warga.

Laporan : Ramail III Editor : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here