Diduga Hendak Mencuri, AD Babakbelur Dihajar Massa

223

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Pemuda berinisial AD (19) warga Muara Saling nyaris tewas dihakimi massa setelah usahanya yang diduga berencana mencuri di Perumahan Tito Residance Kelurahan Batu Urip RT 07 Kecamatan Lubuklinggau Utara II ketahuan warga, Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Pria ini babak belur dihajar massa. Aksi massa tersebut berhasil diredam setelah Ketua RT 07, RT 06, dan RT 05, bersama dengan petugas Polres Lubuklinggau yang mendatangi lokasi kejadia perkara. Dengan susah payah, petugas menahan emosi kelompok warga.

Menurut keterangan dan informasi yang didapat dari Ketua RT 05 Aji Samanto, mulanya ada warga yang mengejar seseorang yang berlari dari Perumahan Tito Residance di RT 07 menuju ke arah RT 05, lalu warga RT 07, 06, dan RT 05 bersama-sama mengepungnya.

“Belum mengetahui secara pasti apakah ia akan melakukan pencurian atau tidak, saya juga tidak tahu namanya siapa yang saya dengan ia warga Muara Saling,” kata Aji.

Memang pada saat itu pemuda itu bersama dengan temannya menggunakan sepeda motor membawa keranjang, lalu keduanya berhenti di Perumahan Tito Regenci dengan gelagat yang mencurigakan.

Lalu diteruskan Aji, warga RT 07 yang melihat gelagat keduanya mencurigakan langsung berteriak maling. Setelah diteriakan maling pemuda itu dan satu temannya berlari meninggalkan sepeda motor yang ia gunakan.

“Temannya berlari ke arah Sungai Kelingi menuju Taba Pingin. Sedangkan dia berusaha berlari ke arah RT 06, dan 05,” ujarnya.

Namun naas baginya, ia tertangkap warga, lalu menjadi bulan-bulanan. Dikarenakan takut terjadi hal yang tidak diinginkan Aji bersama dengan RT lainnya dan petugas kepolisian Polres Lubuklinggau berusaha melerai amukan massa tersebut.

“Kita kasian melihatnya berusaha mengamanakan AD dari amukan massa. Alhamdulillah berkat batuan Polisi juga ia berhasil dibawa dan diamankan,” tutupnya.

Menurut informasi yang didapat saat ini pemuda yang diketahui berinisial AD tersebut dibawa ke Rumah Sakit Sobirin, untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka di bagian tubuhnya akibat amukan massa.

Laporan          : Shandy April

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here