Diduga Gelapkan Dana, Warga Minta Pjs Kades Dicopot

0
287

Sumateranews.co.id, PALI- Diduga gelapkan uang ratusan juta rupiah, Pjs Kepala Desa Persiapan Batu Tugu Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) didemo warga.

Demo damai puluhan warga digelar di halaman Kantor Bupati PALI di KM 10 bilangan Handayani Mulya, Rabu (27/09).

Dengan menggunakan Alat peraga berupa kertas karton yang ditulis berbagai tuntutan, mereka minta kepada Bupati dan DPRD PALI agar melakukan pencopotan terhadap Suhardi dari jabatannya selaku Pjs kepala desa. Sebab mereka menduga Suhardi telah melakukan pembohongan publik.

“Turunkan Suhardi dari jabatanya sebagai Kepala Desa, kami selaku masyarakat Batu Tugu tidak Mau lagi dipimpin oleh kades pembohong,” teriak salah satu peserta demo sambil memegang kertas karton bertulisan kami tidak mau pemimpin yang penipu.

Koordinator Aksi, Asim Alamlah (47) di sela aksinya mengatakan ada beberapa alasan warga untuk menurunkan jabatan Suhardi selaku Pjs kepala desa mereka, yang pertama telah ingkar janji terhadap masyarakat Batu Tugu. Selain itu melakukan pemotongan harga dari pembebasan lahan masyarakat yang dibayarkan oleh PT EPI sebesar Rp 2000/m2.

“Pemotongan uang pembayaran itu dilakukan oleh Pjs Kades Batu Tugu, ia berjanji uang tersebut diperuntukkan untuk administrasi dan pembangunan Pustu, Kantor Kepala Desa Batu Tugu namun sampai sekarang belum terealisasi,” tuturnya.

Adapun uang hasil dari pemotongan tersebut lanjutnya, telah dilunasi oleh pihak PT EPI, namun janji PJS Kades tidak satupun ada yang dilaksanakan atau dikabulkan. Karena itu, masyarakat meminta kepada Kades Suhardi untuk mengembalikan uang dari pemotongan harga tersebut mencapai sebesar Rp 100.000.000,- seratus juta rupiah) agar diberikan untuk bantuan pembangunan masjid,” ujar Asim Alam.

Dari pantauan media Sumateranews.co.id aksi yang digelar pada pukul 09:30 WIB itu berjalan lancar dan kondusif. Tampak puluhan petugas keamanan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP berjaga mengawal jalannya aksi guna antisipasi yang tidak diinginkan.

Laporan  : Rica  Mariska

Editor      : Imam Ghazali

Posting    : Andre