Diduga Dilatari Dendam, Tiga Beradik Habisi Nyawa Warga Desa Tetangganya

0
323

Sumateranews.co.id, INDRALAYA – Peristiwa pembunuhan keji terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Seorang warga bernama Yuli (34), warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang OI, tewas menggenaskan dengan menderita luka tusukan sebanyak 21 liang di sekujur tubuhnya. Korban tewas setelah dikeroyok tiga orang pemuda, saat hendak pulang dari bermain bola bilyard di Desa Pinang Mas Sungai Pinang, pada Rabu malam (06/09) sekitar pukul 21.00 WIB.
Ketiga pelaku diketahui bernama Yusuf (20), yang usai kejadian berhasil ditangkap dirumah orang tuanya. Sementara As (34) dan Ar (30) masih dalam pengejaran polisi. Ketiganya tercatat warga Desa Pinang Mas, dan masih satu keluarga.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui motif ketiga pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara sadis. Namun dari informasi, tindakan ketiga pelaku diduga dilatari dendam kepada korban.
Sementara salah satu pelaku Yusuf, usai berhasil ditangkap langsung diamankan petugas unit Reskrim Polsek Tanjung Raja yang langsung dipimpin Kapolsek AKP Arfanold Amri SH. Sedangkan dua pelaku lainnya, As dan Ar, sampai saat ini masih buron dan masih dalam pengejaran petugas.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP M Arief Rifai SIk melalui Kapolsek Tanjung Raja, AKP Arfanold Amri SH menerangkan, salah satu pelaku pembunuhan saat ini masih dalam pemeriksaan petugas. “Tersangka Yusuf (20), kita tangkap saat sedang berada di rumah keluarganya di Desa Pinang Mas. Ia diciduk tanpa perlawanan,” terang Kapolsek Tanjung Raja, Kamis sore (07/09) kemarin.
Dikatakan Kapolsek, selain mengamankan satu dari tiga pelaku pembunuhan, pihaknya juga menyita barang bukti berupa satu buah kayu balok ukuran 5 x 7 cm dengan panjang 60 cm. Kayu balok tersebut masih dalam kondisi berlumuran darah, sebilah pisau bergerigi panjang 25 cm tanpa sarung bergagang kayu milik tersangka Yusuf, sebilah parang panjang tanpa gagang, kain sarung warna hijau milik korban, pakaian milik korban serta satu unit sepeda motor jenis Honda Vario warna merah lis kuning bernopol BG 4607 TR.
Disinggung mengenai motif pembunuhan, diterangkan AKP Arfanoldi, diduga peristiwa pembunuhan tersebut dilatar belakangi dendam lama. “Dari pengakuan tersangka yang diamankan, korban pernah melakukan pembunuhan terhadap orang tua pelaku pada tahun 2011 silam. Akan tetapi, saat ini kita masih mendalami motif pembunuhan dengan melakukan upaya penyidikkan.  Tersangka kita jerat dengan pasal 338 tentang pembunuhan,” tegas Arfanold Amri.
Masih dijelaskan Kapolsek, korban sebelumnya memang sudah ditunggu ketiga pelaku yang berstatus masih saudara tersebut.
“Dari keterangan saksi di TKP, pelaku pemukulan pertama dan yang duluan menghujamkan senjata pisau ke tubuh korban ialah tersangka Yusuf. Korban tewas di lokasi kejadian,” terangnya.
Dikatakan Kapolsek, korban tewas mengenaskan di-TKP dengan penuh luka tusuk disekujur tubuh sebanyak 21 liang antara lain, dua luka tusuk di bagian leher kanan, satu luka tusuk di leher sebelah kiri, dua luka tusuk pada pangkal leher, satu luka tusuk pada pipi sebelah kiri, satu luka tusuk pada bagian kepala atas, dua luka tusuk pada kepala bagian belakang, dua luka tusuk pada leher bagian belakang, lima luka tusuk pada bagian punggung kiri dan satu luka tusuk di pinggang sebelah kiri, satu luka tusuk di tangan bagian dalam sebelah kiri, satu luka tusuk di punggung sebelah kanan, satu luka tusuk pada bagian paha sebelah kiri, satu luka tusuk di paha sebelah kanan, serta satu liang luka tusuk di lengan belakang tangan kanan.
Usai menghabisi nyawa korban yang dalam posisi bersimbah darah, ketiga pelaku langsung pergi. Warga yang sebelumnya tidak bisa berbuat apa-apa kemudian berusaha memberikan pertolongan.
Namun, akibat mengalami luka serius di sekujur tubuh. Akhirnya nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi. Ia tewas di-TKP. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja untuk dilakukan visum “et revertum”. Usai dilakukan visum, oleh pihak keluarga, jasad korban langsung dibawa  ke rumah duka di Desa Sungai Pinang Satu Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI untuk disemayamkan. 
Laporan : Sanditya Lubis
Editor. : Abdullah Donni
Posting. : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article