Diduga Depresi, Dini Hari Tadi Bripda Azan Tembak Kepalanya Hingga Tewas

0
385

Sumateranews.co.id, SEKAYU – Diduga depresi, personil Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin Polres Muba bernama Bripda Azan Fikri mengakhiri hidupnya dengan cara menembak kepalanya sendiri hingga tembus dan tewas didalam mobil miliknya. Peristiwa yang cukup mengejutkan warga Desa Rawa Bening Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Muba diketahui terjadi Senin (09/10/17) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
Dari peristiwa tersebut salah satu warga benama Resti (25) bidan desa setempat yang merupakan calon istrinya cukup terpukul. Sebab, sebelum kejadian, korban bersama Resti sama-sama berangkat dari Palembang tujuan Sungai Lilin dengan mengendarai mobil Honda Mobilio BG 1652 JF berhenti disalah satu Pom Bensin menemui Lilin Asri di Kelurahan Sungai Lilin Jaya. Tak berapa lama, korban mengantar kekasihnya pulang ke rumah di Dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal Kecamatan Sungai Lilin. Sehabis mengantar Resti pulang ke rumahnya, korban dengan mengendarai mobil miliknya bermaksud hendak ke Polsek Sungai Lilin tempatnya bertugas. Tak berapa lama, sekitar 30 meter dari rumah kekasihnya lima orang warga yang sedang jaga malam dikejutkan dengan suara letusan senjata api. Merasa ada kejanggalan, kelima warga mencari sumber suara letusan senjata api dan tenyata saat ditemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa bersimbah darah didalam mobil miliknya dengan tangan kanannya masih menggenggam senjata api. Mendengar suara ribut warga, Resti bersama keluarga dan warga sekitar mendatangi lokasi kejadian. Melihat korban sudah tak bernyawa lagi, dengan raut wajah sangat bersedih Resti menghubungi dan aparat desa setempat menghubungi pihak Polsek Sungai Lilin. Mendapati anggotanya tewas diduga bunuh diri, Kapolsek Sungai Lilin bersama jajarannya langsung mengamankan tempat kejadian perkara. Kapolres Muba AKBP Rahmad Hakim melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP A Kapolres Muba AKBP Rahmad Hakim melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Ardeva mengatakan, pihaknya sementara ini sudah melakukan olah kejadian perkara. Terkait motifnya masih dilakukan pendalaman dan korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit di Palembang untuk dilakukan visum.

Laporan : Hasbullah Anwar
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre