Diduga Dendam, Seorang Pemuda Tusuk Tetangganya Hingga Tewas

0
240

sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Diduga dipicu dendam dan tersinggung, seorang pemuda bernama Ahmad Fidri alias Pipit (21), warga Dusun 2 Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim menjadi kalap dan menusuk tetangganya, yakni Arli Guntur (35) dengan sebilah pisau hingga tewas. Kasus penganiayaan dan menyebabkan korban meninggal, pada Jumat sore (30/06) sekitar pukul 16.30 WIB saat ini sudah ditanggani pihak Polsek Lembak.
Pelaku sendiri tak lama usai kejadian langsung menyerahkan diri, setelah sebelumnya sejumlah petugas dengan dipimpin langsung Kapolsek Lembak, AKP Alpian SE melakukan pendekatan persuasif terhadap keluarga pelaku dan perangkat desa setempat.
“Pelaku ini semalam menyerahkan diri dengan ditemani keluarganya, usai dilakukan pendekatan secara persuasif,” sebut Kapolsek Lembak, AKP Alpian ST ketika ditemui dikantornya didampingi Kanit Reskrim, Ipda P Damanik, Sabtu siang (01/07).
Dijelaskan Alpian, peristiwa penusukan yang menyebabkan korban tewas diduga dipicu rasa ketersinggungan pelaku terhadap kicauan (ocehan, red) sehingga terjadi keributan. Dari keterangan sejumlah saksi, keributan pasal omongan tersebut sudah sering terjadi antara dua bertetangga tersebut. “Keterangan saksi, pelaku kerap meracau tapi bukan gila. Sehingga ocehannya sering menyinggung keluarga pelaku,” tutur Kapolsek.
Menurut ia, puncaknya korban kembali meracau (mengoceh, red) dan memancing emosi pelaku sehingga keributan keduanya terjadi. Pelaku yang sudah gelap mata selanjutnya mengambil pisau dan menusukkan sebanyak satu kali pada bagian dada sebelah kanan bagian atas tubuh korban. Tak ayal akibat tusukan itu membuat korban terhuyung dan jatuh ke tanah.
“Korban sempat dibawa ke Puskesmas Lembak, namun karena luka tusukannya cukup parah kemudian langsung dirujuk ke rumah sakit umum daerah Prabumulih untuk diberikan pengobatan intensif. Namun sayang sesaat setelah tiba di rumah sakit, korban tewas diduga karena banyak kehabisan darah,” terang mantan Kapolsek Tanjung Labu, Ogan Ilir ini.
Akibat perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. “Ancaman kurungannya 5 tahun keatas, kita juga saat ini masih memanggil dan menunggu keterangan saksi lain,” tukasnya.
Laporan : Donny
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre