Diciduk BNN Bawa Sabu Saat Pulang Kerumah, Oknum PNS Dinsos Ini Seret 8 Oknum PNS Lainnya

166

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Korps Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di lingkungan Pemerintah kota Prabumulih, kembali tercoreng oleh ulah salah satu oknum pegawainya. Seorang oknum PNS yang tercatat bertugas sebagai Staf Umum di Dinas Sosial kota Prabumulih berinisial JRP (37), diciduk petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Prabumulih, lantaran kedapatan mengantongi barang narkotika jenis sabu yang ia simpan dalam sebuah kotak rokok surya dalam saku celananya.

Warga Jalan Nigata Rt.02 Rw.01 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih ini berhasil ditangkap petugas, saat diperjalanan hendak pulang menuju rumahnya, tepatnya di Jalan Rama Rt.008 Rw.020 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (10/04/2018) siang, sekitar pukul 12.00 Wib. Pelaku yang terkejut ketika mendadak dicegat petugas ini awalnya sempat berusaha menggelak. Namun pelaku, yang sebelumnya pernah bertugas di Dinas Kesatuan Pol PP akhirnya tak berkutik setelah petugas mendapati barang bukti diduga shabu seberat 0,49 gram yang dia simpan di dalam sebuah kotak rokok dalam saku celananya.

Selanjutnya, oleh petugas BNN oknum PNS ini langsung digelandang ke kantor BNNK Prabumulih berikut barang bukti diduga shabu guna dilakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kepala BNNK Prabumulih, Ibnu Mundzakir S Sos MM menuturkan, penangkapan pelaku JRP dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar dua minggu lalu. “Laporannya langsung kita tindaklanjuti, dan informasinya akurat ternyata tersangka sudah beberapa transaksi shabu. Hingga akhirnya tadi siang, usai memastikan laporan tersangka kita ringkus saat hendak pulang kerumahnya,” ujar Ibnu Mundzakir, saat menggelar Pers Release dikantornya, Selasa (10/04/2018) sore.

Dari hasil penangkapan tersangka, sambung Mundzakir, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti shabu seberat 0,49 gram yang sebelumnya disimpan pelaku dalam sebuah kotak rokok surya dalam saku celananya. Tersangka juga dinyatakan positif mengkomsumsi narkoba setelah dilakukan tes urine.

“Selain terindikasi menggunakan shabu, dia (tersangka, red) juga diduga mengkomsumsi ganja. Tetapi hasilnya masih kabur, diintrogasi juga tidak mengaku,” terang mantan Kepala BNN Lubuklinggau ini kepada awak media.

Pelaku JRP dia katakan, mengaku hanya sebatas pemakai dan telah mengkomsumsi narkoba selama sekitar 3 tahun. Barang bukti shabu itu diperoleh tersangka dari seorang bandar narkoba warga sipil.

“JRP ini diancam UU No 35/2009 Pasal 112 subsider Pasal 127 tentang Narkotika dan terancam penjara minimal 4 tahun dan paling lama 6 tahun,” tegasnya.

Disinggung soal sejumlah nama oknum PNS di lingkungan Pemkot Prabumulih, yang diakui pelaku juga pemakai, dibenarkan Ibnu Mundzakir. Bahkan pihaknya, saat ini masih melakukan pengembangan penyelidikan keterlibatan sejumlah oknum PNS tersebut. Menurut Mundzakir, nama-nama tersebut muncul dari pengakuan dan nyanyian tersangka JRP. Meski tak menyebutkan namanya, namun dia menyebutkan ada 8 nama oknum PNS yang diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

“8 orang oknum PNS dari berbagai kesatuan kerja (OPD). Ada di Dinsos, ada di Disdukcapil, Bagian Umum, Kelurahan, Dishub, dan Sat Pol PP. Mereka diketahui ada yang pemain lama dan pemain baru, dan baru tiga orang yang sudah memenuhi panggilan kita,” jelas Mundzakir, tanpa menyebutkan nama ketiga oknum PNS tersebut.

Masih dikatakan Mundzakir, pihaknya siap melakukan rehabilitasi ke delapan oknum PNS tersebut. Namun apakah akan dilakukan rehab rawat atau rawat inap, dijelaskannya tergantung assement petugas. “Kalau rehab rawat jalan bisa dilakukan dikantor, tetapi kalau dirawat itu bisa dikirim ke Kalianda (Lampung) atau Lido (Bogor),” imbuhnya.

Sementara, tersangka JRP ketika sempat diwawancarai awak media mengaku telah cukup lama memakai narkotika jenis shabu. Awalnya dia mengaku diajak teman, dan kemudian ketagihan. “Untuk ngilangke stress pak, lalamo aku make kalu dak salah sudah tigo tahun. Narkoba dalam kotak rokok itu bukan punyo aku pak,” jelas tersangka.

Laporan : Taufik

Editor     : Donny

 

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here