Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Rayakan Takbiran Idul Fitri di Masjid

651
Jemaah Masjid Al Hijrah, yang terletak di Jl. Krakatau, RT 01. RW 02. kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumsel, tetap melaksanakan takbiran secara bergiliran usai menunaikan salat wajib berjemaah Maghrib dan Isya, Sabtu malam (23/05).

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Tidak seperti biasanya, pelaksanaan takbiran yang selalu ramai dan memadati sepanjang jalan protocol Kota Prabumulih ketika menjelang malam Hari Raya Idul Fitri 1441 H, kini hanya digelar di masjid-masjid dan surau di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini.

Hal itu terlihat dari pantauan media ini, pada Sabtu sore (23/05) hingga menjelang malam. Warga secara bergiliran mengkumandangkan zikir takbir, tahmid, dan tasbih usai pelaksanaan salat wajib berjemaah Maghrib dan Isya. Salah satunya, seperti di Masjid Al Hijrah, yang terletak di Jl. Krakatau, RT 01. RW 02. kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

“Alhamdulillah, walau tahun ini berbeda tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, karena wabah Covid-19 ini, namun tidak mengurangi antusias dan makna bagi warga dalam merayakan hari kemenangan ini. Kita tetap melakukan takbiran di masjid secara bergiliran, usai salat berjemaah Maghrib dan Isya dengan tetap menjaga jarak,” ungkap Wiwin, salah satu jemaah Masjid Al Hijrah, dibincangi disela-sela kegiatan takbiran.

Senada juga disampaikan Donni. Menurutnya, mesti suasana ibadah puasa Ramadan dan takbir Idul Fitri tahun ini dilaksanakan dalam suasana berbeda karena pandemi Covid-19, tetapi masyarakat tetap melaksanakannya dengan semangat dan memerhatikan protocol kesehatan dalam merayakan hari kemenangan tersebut.

Disinggung soal larangan takbiran keliling dan imbauan pemerintah melaksanakan salat Ied di rumah di tengah wabah corona ini, dia jelaskan, sah-sah saja, karena untuk mencegah penyebaran virus corona yang belakangan ini jumlah kasusnya di Sumsel terus meningkat.

“Namun terpenting dari semuanya itu saat ini, adalah kedisiplinan dan kepatuhan kita untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan menekan penyebarannya agar tidak terus meluas,” tandasnya, seraya meminta kepada pemerintah daerah agar serius dan tegas dalam menangani masalah penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih.

“Apalagi tak lama lagi, pemerintah akan memberlakukan PSBB, pada Rabu, 27 Mei 2020 nanti, agar pelaksanaannya sesuai harapan diminta dilakukan secara serius dan intens merata di seluruh wilayah Prabumulih,” tambahnya.

Pantauan di lapangan, hingga berita ini diturunkan kondisi jalan sudirman yang pada tahun-tahun sebelumnya ketika malam takbiran selalu ramai dan padat kini tampak lenggang dan hanya terlihat dilintasi beberapa kendaraan yang hilir mudik melintasi jalan kota.

Begitupun, kondisi rumah dinas Wali Kota Prabumulih yang selalu menjadi pusat kegiatan di hari besar Islam ini tampak sepi, dan hanya terlihat sejumlah anggota Satpol PP yang bertugas berjaga-jaga di pos utama pintu gerbang masuk rumah dinas, yang terletak di jalan sudirman, KM 6. Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur.

Laporan : Doko/Red III Editor : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here