BATANG – Kesibukan mengerjakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang tidak membuat Pak Yanuar melupakan kewajiban beribadah. Tukang bangunan yang terlibat dalam pengerjaan rumah warga di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, tersebut menyempatkan diri melaksanakan salat Zuhur berjamaah di sela pekerjaannya.
Setelah sejak pagi bergelut dengan pekerjaan bangunan, Pak Yanuar menghentikan aktivitasnya ketika waktu salat tiba. Baginya, bekerja mencari nafkah dan menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan.
Pak Yanuar juga menyampaikan bahwa sesibuk apa pun pekerjaan yang sedang dilakukan, kewajiban salat tetap harus diutamakan. Terlebih, salat berjamaah juga menjadi kesempatan untuk beristirahat sejenak sekaligus mempererat kebersamaan, ungkapnya.
“Kerja memang penting untuk mencari nafkah, tetapi kalau sudah masuk waktu salat, ya kita berhenti sebentar. Setelah selesai beribadah, pekerjaan bisa dilanjutkan lagi,” ujar Yanuar.
Menurutnya, keterlibatan dalam pembangunan RTLH melalui program TMMD memberikan pengalaman tersendiri. Selain bekerja bersama anggota Satgas, dirinya juga merasakan suasana gotong royong dan kekeluargaan selama membantu memperbaiki rumah warga, tuturnya.
Kegiatan sederhana yang dilakukan Pak Yanuar menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat di tengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang. Di sela upaya menghadirkan hunian yang lebih layak, semangat bekerja dan menjalankan ibadah tetap berjalan berdampingan.
