Jelang Hari Terakhir Ramadan, 75 KK di Desa Gelumbang Terima BLT DD

39

Sumateranews.co.id, KIKIM TIMUR – Dihadiri langsung oleh Camat Kikim Timur Pebroni SH MM, pihak Polsek Kikim Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kades Gelumbang Ardiansyah dan perangkat, serta Ketua BPD dan seluruh anggotanya, 75 Kepala Keluarga di desa Lubuk Nambulan menerima bantuan langsung tunai (BLT DD) senilai Rp600 ribu.

Kepala Desa Nambulan Ardiansyah, dalam sambutannya sangat bersyukur walaupun hari ini terakhir menjalankan puasa, ia masih bisa membagikan BLT DD kepada masyarakatnya, dikarenakan Dana Desa untuk Desa Lubuk Nambulan baru bisa di cairkan pada Jum’at (22/05) kemarin.

“Walaupun kita hari terakhir menjalankan ibadah puasa, namun Alhamdulillah hari ini, Sabtu(23/05) masih bisa menyalurkan bantuan BLT DD kepada 75 Kepala Keluarga, ini dikarenakan Dana Desa untuk Desa Gelumbang ini baru bisa dicairkan pada Jum’at (22/05) kemarin,” ungkap Ardiansyah, dalam sambutannya sebelum pembagian.

Ia berharap agar masyarakat yang menerima bantuan BLT DD tahun 2020 ini, akan bisa mempergunakan dana senilai Rp600 ribu ini dengan sebaik-baiknya.

“Pergunakanlah dana desa ini dengan sebaik-baiknya,jangan dihambur-hamburkan dengan kepentingan yang tidak terlalu penting atau mendesak.” harapnya.

Camat Kikim Timur Pebroni SE MM, saat memberikan kata sambutan dalam memonitor langsung pelaksanaan BLT DD di Lubuk Nambulan menyampaikan bahwa, jangan sampai ada masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah sampai double, jika hal itu terjadi maka penerima BLT DD ini wajib mengembalikan uang Rp600 ribu ini ke Pemerintah.

“Saya mengimbau masyarakat yang mendapatkan bantuan BLT DD ini, jangan sampai ada yang double menerima bantuan dari Pemerintah. Jika hal itu terjadi, maka wajib baginya untuk mengembalikan uang BLT DD ke Pemerintah,” jelas Pebroni.

Sementara itu, Saprandes (34) yang berprofesi sebagai petani, merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini.

“Iya betul saya mendapatkan bantuan BLT DD, karena saya memang belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah dalam bentuk apapun, apalagi saya sebagai petani karet yang paruhan,saya menyadap getah karet punya orang lain, belum punya kebun karet sendiri,” ungkapnya.

Laporan : Akbar III Editor : Herry Eddy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here