Di Desa Tanah Rakyat, Selain Insfratruktur, Kadesnya Juga Anggarkan Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat

63

Sumateranews.co.id, ASAHAN – Sejumlah anggota Tim independen dari Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara Republik Indonesia. (LITPKAN) mengunjungi Desa Tanah Rakyat yang ada di wilayah Kecamatan Pulo Bandring, kabupaten Asahan.

Kegiatan kunjungan ini bersamaan dengan hari dilaksanakannya pelatihan jahit/pembuatan tas yang bersumber dari Dana Desa.

“Adapun kegiatan ini sudah yang kedua kalinya kita lakukan. Kegiatan ini diadakan guna menambah wawasan dan keterampilan masyarakat desa, sekaligus untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkap Kades Tanah Rakyat, Saimun kepada sumatera news.co.id, yang juga ikut diundang dalam kunjungan tersebut.

Menurut Saimun, pada tahun ini, desanya kembali menerima Dana Desa sebesar Rp 1.519.837.70.

“Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, kita juga memprioritaskan anggaran Dana Desa untuk pemberdayaan masyarakat disini, seperti yang bapak-bapak dan ibu-ibu lihat,” jelas Kades yang sudah menjabat dari 2016 hingga 2022.

Dia jelaskan, memang tugas dan tanggung jawabnya seperti yang sudah diatur dalam Undang-undang, bahwa tugas dan tanggung jawab Kepala Desa, diantaranya:

1. Melaksanakan pembangunan                 2. Melakukan pembinaan kepada masyarakat                                                       3. Melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Beliau terkenal baik di masyarakat, sudah banyak kegiatan ataupun pembangunan yang dilakukan untuk desanya,” sebut salah satu peserta pelatihan.

Dia katakan, selama menjabat Kepala Desa sudah banyak pembangunan fisik dilakukannya, diantaranya: jembatan, drainase, rabat beton, rehap kantor desa.

“Semoga dengan kepemimpinan beliau yang arif dan bijaksana dapat membuat desa Tanah Rakyat semakin maju dan berkembang,dan masyarakatnya semakin sejahtera,” harapnya.

Laporan : Nurlaili

Editor.    : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here