Desak Pengusutan Dugaan Kasus Korupsi di Lahat, Massa FRABAM Lahat dan NCW Bakal Gelar Unjuk Rasa 30 Oktober Nanti

376

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Front Anak Bangsa Menggugat (FRABAM) bersama National Corruption Watch (NCW) berencana kembali akan mengerahkan massa menuntut percepatan proses pengungkapan puluhan kasus dugaan korupsi, yang terjadi di pemerintahan Kabupaten Lahat senilai hampir ½ Triliyun lebih.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD NCW Lahat, Dodo Arman didampingi Pirdaus Koordinator FRABAM Lahat, pada wartawan, kamis (24/10/19). Menurut dia, pihaknya akan mendesak pihak Kejati Sumsel dan Polda Sumsel untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di kabupaten Lahat.

“NCW dan FRABAM mendesak pihak Kejati Sumsel dan Polda Sumsel untuk dapat mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi di Sekretariat DPRD Lahat, PUPR, DRKPP, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan pada APBD rentang Tahun 2014 s/d 2019.,” ungkapnya.

Dia katakan, sejumlah laporan sebelumnya sudah ditangani pihak Kejati Sumsel dan Polda Sumsel. Beberapa saksi juga, disebutkannya sudah dipanggil dan diperiksa.

Namun, demikian diakui Dodo untuk penanganannya dinilainya masih lamban dan belum ada yang mengarah tersangka.

“Sepertinya kasus ini kami nilai masih lamban prosesnya, belum ada satu pun yang dijadikan tersangka,” imbuhnya.

“Padahal sudah beberapa kali didemo dan dilaporkan ke Kejati. Makanya kami mendesak pihak Kejati Sumsel dalam aksi demo tanggal 30 Oktober 2019 pekan depan,” timpal Pirdaus koordinator FRABAM Lahat.

Dijelaskan dia, untuk dugaan korupsi dana anggaran di Sekwan DPRD Lahat tahun 2014 senilai Rp 5,6 milyar dalam pencairannya sudah tutup buku per tanggal 25 Desember.

Adapun bukti pencairan uang negara yang diduga dikorupsi berjamaah sebagai berikut :

1)17/12/14 000763487/………2000 224159737 Rp1.200.000.000;
2) 29/11/14 000763490/………2000 225567791 Rp1.850.000.000;
3) 30/12/14 000749121/……..2000 22567791 Rp1.350.000.000;

“Kepada Pak Dr Sugeng Pornomo SH MHum Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel yang baru agar kiranya dapat mendengar aspirasi rakyat Kabupaten Lahat untuk dapat mengungkap kasus dugaan korupsi terutama di kabupaten Lahat, yang mengakibatkan kerugian keuangan Negara hingga ratusan milyar rupiah,” pinta Dodo yang diaminkan oleh Pirdaus koordinator FRABAM Lahat.

Laporan : Are

Editor.   : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here