Desa Biyuku Bangun PAUD

0
366

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Biyuku Kecamatan Suak Tapeh membangun Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan memanfaatkan alokasi dana desa tahun 2017. Pembangunan Gedung PAUD dengan Luas 6 x 9 meter itu, disambut gembira oleh masyarakat.

“Alhamdulillah keinginan masyarakat punya gedung PAUD sendiri akhirnya terwujud, berkat kucuran dana desa dari pemerintah pusat,” kata Anton selaku Kadus I Desa Biyuku, kepada wartawan sumateranews.co.id, Selasa (25/7).

Anton menjelaskan, sebelumnya peserta didik PAUD, belajar menumpang di Gedung Taman Pendidikan Alquran (TPA). Namun sekarang peserta didik bisa memakai ruang belajar sendiri untuk menimba ilmu.
“Kita berharap pembangunan PAUD ini cepat selesai, sehingga anak didik yang menimbah ilmu di PAUD ini bisa memakai kelas baru ini. Mudah-mudahan generasi di Desa Biyuku semakin cerdas,” ujarnya.

Ditambahkan, Sekretaris Desa Biyuku Darwin Rojak menyebutkan, pembangunan PAUD ini dibangun sejak tahun 2016 menggunakan Dana Infrastruktur Desa (DID) APBD Banyuasin tahun 2016. Tanah di atas PAUD ini merupakan hibah dari H Gani, warga Biyuku.

“Kami dari Pemerintah Desa Biyuku mengucapkan terima kasih kepada Bapak H Gani yang merelakan tanahnya untuk dibangun pusat pendidikan. Kami doakan ini menjadi amal jariah dan berguna di akhirat kelak, Allah SWT yang dapat membalas,” tambahnya.
Menurut dia, tak hanya Gedung PAUD pihaknya juga membangun Gedung TPA. Lokasinya bersebelahan dengan Gedung PAUD sebab di sini akan dijadikan lokasi pendidikan. “Gedung TPA sudah rampung, sementera Gedung PAUD masih proses,” kata dia.
Sementara itu PJs Kades Biyuku Suhendra S.Sos yang juga saat ini menjabat Kasi Trantib Kecamatan Suak Tapeh mengatakan, dana desa tak hanya dibangunkan tempat pendidikan, namun dibangunkan jalan. “Berkat dana desa jalan desa juga mulus. Desa kami juga punya BUMDes,” ulasnya.

Selain itu, Ujang (35), warga Biyuku mengaku terbantu dengan adanya dana desa. Sebab dia bisa ikut bekerja sehingga tercipta lapangan pekerjaan. “Kami 11 orang bisa bekerja membangun jalan dan gedung PAUD serta TPA. Kalau tidak ada DD mungkin kami masih pengangguran,” cetusnya.

Dia berharap kedepan DD selalu diprogramkan, karena DD sangat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat. “DD langsung menyentuh masyarakat, jadi kami harap program ini dipertahankan,” pungkasnya.

Laporan : Al Dafid

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article