Depresi, Nasrullah Pilih Jalan Pintas

0
210

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Depresi dengan kesendiriannya setelah ditinggal istri dan anak tercinta, seorang pria warga Dusun 3 Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan, Senin malam (14/5), nekat menghabisi nyawanya dengan cara tidak wajar.

Nasrullah (29) memilih gantung diri dengan selembar kain lantaran tidak kuat hidup tanpa orang-orang yang dikasihi. Aksi nekat tersebut membuat geger warga sekitar.

Nasrullah ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Idris Faisin yang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prabumulih Timur.

Idris menjelaskan jika awal dirinya curiga lantaran saat dia baru pulang dari Palembang, lampu di rumah korban tidak menyala.

Penasaran, Idris mencoba mengetuk pintu, dan berharap ada jawaban dari Nasrullah. Tidak mendapat jawaban, Idris berusaha masuk dengan cara mendobrak pintu rumah.

Betapa kagetnya, ternyata tetangganya sudah tergantung tak bernyawa. Sontak, Idris melapor ke warga lain dan ke Polsek.

“Saya memanggil yang bersangkutan, beberapa kali, namun tidak ada jawaban. Makanya, pintu saya buka paksa, dan ternyata dia sudah tergantung,” paparnya kepada petugas.

Masih kata Idris, semenjak ditinggal pergi anak dan istrinya, Nasrulah yang berprofesi sebagai petani tampak mengalami depresi. “Sekarang ini dia mengalami depresi, dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.

Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH MSi mengatakan jika untuk sementara, pihaknya baru mendapatkan  keterangan jika yang bersangkutan mengalami depresi berat.

“Begitu mendapat informasi, anggota kami langsung ke Locus Delicti (TKP) untuk mengumpulkan data dan keterangan saksi terkait motif atau penyebab kematian korban,” jelasnya.

Masih kata Nando, saat ini jasad sudah dievakuasi dan diurus oleh keluarganya. “Untuk sementara, penyebab kematiannya karena depresi di tinggal anak dan istrinya,” lanjut Kapolsek.

Keterangan tersebut diperkuat dengan adanya temuan surat keterangan dari RS Ernaldi Bahar Palembang. Dimana, yang bersangkutan adalah pasien yang sedang menjalani perawatan.

Laporan          : Irfan

Editor/Posting : Imam Ghazali