Dalangit Sitepu Tewas Akibat Sengketa Batas Lahan

0
351
ilustrasi net, (foto sebenarnya terlalu sadis untuk ditampilkan, maaf red)

Sumateranews.co.id, SUMUT- Terjadi perkelahian antara dua orang pria hingga mengakibatkan luka bekas sajam dan meninggal dunia, Kamis (24/5) sekitar pukul 08.30 WIB di Perladangan Pangung Desa Beganding Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo, Sumut.

Jenazah korban yang meninggal dunia di tempat kejadian, diketahui korban meninggal bernama Dalangit Sitepu (36) warga Desa Ujung Payung dengan beragam luka di sekujur tubuhnya.

Yakni luka sayatan pada bagian kepala sebelah kiri, bekas sayatan tembus sampai otak kepala, luka sayat pada bagian kiri kening mulai batang hidung sampai alis mata kiri dalam sampai ke bola mata kiri, pada daun telinga bagian kiri  sampai terbelah, luka sayat lengan tangan kiri sebelah (otot), lengan bawah kiri terputus dengan lengan atas pengikatnya hanya kulit, luka sayat pada pertengahan lengan bawah bagian dalam  sampai kena ketulang, luka sayat pada jari 3 dan 4 bagian dalam sampai dalamnya ketulang jari.

Terduga pelaku yang tega menghabisi nyawa Sitepu dengan kejam adalah Amonius Sitepu (40) warga Desa Beganding. Amonius juga terlihat mengalami luka pada bagian dada sebelah kiri bekas tusukan, luka sayat pada bagian lengan dan jari-jari sebelah kiri, luka sayat pada bagian kiri kening, luka sayat pada bagian pergelangan tangan sebelah kiri dan dirawat juga di Rumah Sakit Umum Kabanjahe.

Kasat Reskrim Polres Karo AKP Rasmaju Tarigan di Rumah Sakit Umum Kabanjahe menjelaskan bahwa kejadian perkelahian ini disebabkan persoalan batas tanah. Dimana kedua belah pihak memiliki lahan yang bersebelahan.

Kedua orang tua masing masing dahulunya juga pernah berselisih paham yang juga disebabkan karena batas tanah yang sama. “Bapak dari Dalangit sitepu yang bernama Aman Sitepu dan orang tua dari Anomius yang bernama Paten Sitepu,” jelas AKP Rasmaju Tarigan.

“Rencana tindak lanjut dari perkara pembunuhan ini, kami akan memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi saksi dan menyita barang bukti yang dijadikan alat di dalam perkelahian yang mengakibatkan hilangnya nyawa,” tandas Kasat Reskrim.

Laporan          : Sofya

Editor/Posting : Imam Ghazali