Dai Perbatasan Aceh Singkil Lakukan Dakwah Ukhuwah Islamiyah dan Penyembelihan Hewan Kurban di Desa Lae Gecih

44
Dai perbatasan Aceh Singkil melakukan dakwah sekaligus penyembelihan hewan kurban di wilayah perbatasan Desa Lae Gecih, Kecamatan Simpang Kanan.

Sumateranews.co.id, ACEH SINGKIL, – Dai perbatasan Aceh Singkil melakukan dakwah sekaligus penyembelihan hewan kurban di wilayah perbatasan Desa Lae Gecih, Kecamatan Simpang Kanan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti imbauan Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh kepada Dai perbatasan, untuk melakukan dakwah dalam rangka Ukhuwah Islamiyah dan Syiar Islam di wilayah perbatasan yang berdampingan dengan warga Non muslim di Aceh Singkil.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 13 Kepala Keluarga dengan jumlah 51 jiwa yang beragama islam, dilaksanakan di Mushalla As-Salam Desa Lae Gecih, pada Minggu (2/8/2020).

Dalam kegiatan ini para dai perbatasan juga melaksanakan penyembilahan hewan kurban bersama warga yang beragama islam di desa tersebut, sekaligus makan bersama. Acara ini turut dihadiri Tigor Padang (non muslim) mewakili Geucik Desa Lae Gecih, Mukim Kuta Batu Warmansyah dan warga Simpang Kanan.

Kepala Dinas Syariat Aceh Singkil, H Aslinuddin mengatakan, tetap menjalin persatuan umat Islam di Desa Lae Gecih, dan tidak bercerai berai dalam syiar agama Islam di Desa Lae Gecih.

“Semoga saudara-saudara kita yang beragama islam di Desa Lae Gecih, tetap bersatu menjalin tali silaturahmi sesama islam jangan sampai pecah belah,” harap Kadis Syariat Islam ini.

Untuk Pembangunan Mushalla As-Salam, lanjut dia, akan tetap dilanjutkan pembangunannya. Para dai perbatasan yang berdampingan dengan Desa Lae Gecih, diharapkannya untuk dapat menghidupkan salat berjamaah di mushalla tersebut.

“Gema pengajian anak-anak usai ba’da maghrib dan menghidupkan Fardhu ‘ain, setiap selesai salat jamaah mengingat warga lae gecih kebanyakan para muallaf yang mesti dibina dan diajarkan pendidikan agama Islam di mushalla ini,” harapnya.

Aslinuddin menambahkan, terkait kasus covid-19 di Aceh yang terus meningkat, dirinya meminta kepada para dai perbatasan dan warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Seperti memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menjaga kebersihan lingkungan,” imbaunya.

Sementara Panitia acara, Ustadz Muslim Bhancin, S.PdI berharap dengan adanya kegiatan Ukhuwah Islamiyah di Desa Lae Gecih ini, para warga yang beragama Islam (Muallaf) dapat menjalin tali silaturahmi dengan dai perbatasan.

“para saudara-saudaraku yang beragama islam (muallaf) semoga tetap menjalin tali silaturahim antara dai yang ditugaskan di perbatasan.

Kegiatan ini langsung diinstruksikan oleh Dinas Syariat Islam Aceh kepada dai perbatasan yang ada di Aceh Singkil untuk berdakwah,” terang Ustadz Muslim Bhancin.

“Semoga Syiar Agama Islam tetap jaya selamanya di bumi Serambi Mekkah ini. Aamiiin Ya Rabbal Aalamin… Allahu Akbar,” tutupnya.

Laporan : Ramail III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here