Coba Kabur, Buron Curas Keok Didor Polisi

0
307
CURAS : Salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yakni, Renaldi Pinus Aprilian alias Yan (19) warga dusun 1 Desa Negeri Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Jumat (20/07/2018) sore, sekitar pukul 15.00 Wib, terpaksa dilumpuhkan petugas Satgas Kejahatan Jalanan Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) karena berusaha kabur dari sergapan petugas. Pelaku yang sempat buron selama kurang lebih 1 tahun ini terpaksa didor pada bagian betis paha kaki kanan.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yakni, Renaldi Pinus Aprilian alias Yan (19) warga dusun 1 Desa Negeri Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Jumat (20/07/2018) sore, sekitar pukul 15.00 Wib, terpaksa dilumpuhkan petugas Satgas Kejahatan Jalanan Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) karena berusaha kabur dari sergapan petugas. Pelaku yang sempat buron selama kurang lebih 1 tahun ini terpaksa didor pada bagian betis paha kaki kanan.

Pelaku berhasil ditangkap, saat sedang melintas dengan kendaraan motornya di jalan perlintasan desa Suka Merindu. Usai mendapat perawatan tim medis, pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani ini langsung dibawa ke Polres Prabumulih guna diproses lebih lanjut.

Dari keterangan petugas, tersangka ditangkap karena terlibat aksi curas bersama keempat rekannya yaitu, Julet, Diman, Angga ketiganya telah terlebih dahulu ditangkap dan sedang menjalani hukuman di Rutan Prabumulih, dan Agus (DPO). Para pelaku menyetop sebuah mobil truk merk hino warna putih nopol BG-8175-DA yang dikemudikan oleh Zainal Efendi (50) warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Simpang Kabupaten OKU Selatan, yang saat itu hendak melintas di Jembatan 2 Jalan Lingkar, Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT menuju Baturaja, pada Kamis (23/11/2017) dini hari yang lalu.

Korban yang baru hendak bertanya, tiba-tiba ditodong oleh pelaku Agus (DPO) dengan senjata api sehingga akhirnya menghentikan laju mobilnya. Selanjutnya pelaku Renaldi Pinus Aprilian alias Yan bersama pelaku Diman, Angga dan Julet langsung mengambil dompet korban berisi uang Rp 400.000 berikut KTP, ATM an. korban dan 1 (satu) unit Hp Merk Nokia senter warna hitam. Usai memperdayai korban, selanjutnya para pelaku langsung melarikan diri ke arah Desa Negeri Agung. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 500.000.

“Uang itu kemudian kami bagi Rp 80.000 per orang, sedangkan Hp di ambil oleh Agus (DPO),” sebut pelaku Yan, ketika diwawancarai awak media, Jumat sore.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk didampingi Kasatreskrim, AKP Eryadi Yuswanto, dan Kapolsek RKT, AKP Vidria membenarkan pihaknya telah berhasil menangkap salah satu pelaku curas yang kerap meresahkan masyarakat dan para sopir truk yang melintas dikawasan Jalan Lingkar Prabumulih.

“Pelaku kita kenakan Pasal 365 Ayat 2 ke 2 KUHP. Pelaku ditangkap atas kasus keterlibatannya bersama keempat rekannya melakukan tindak pidana curas, pada Kamis 23 November 2017, sekira jam 02.30 Wib yang lalu, di jembatan 2 Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT kota prabumulih,” jelas Kapolres.

Disebutkan Tito, pelaku sempat buron hampir sekitar 1 tahun. Setelah mendapat informasi keberadaan pelaku, pihaknya kemudian memburu pelaku. Pihaknya juga dikatakan, terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki sebelah kanan pelaku karena berusaha melawan saat ditangkap petugas, dan mencoba kabur.

“Tim Satgas kejahatan jalanan Polsek RKT mendapatkan informasi pelaku Renaldi Pinus Aprilian alias Yan sedang mengendarai sepeda motor bersama dengan temannya di desa Sukamerindu. Saat dilakukan penangkapan, pelaku mencoba menerobos hadangan petugas lantaran takut pelaku melepaskan diri anggota kita terpaksa melakukan tindakan yang terukur untuk melumpuhkannya dengan menembak kaki kanan pelaku,” terang Tito.

“Kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, dirinya juga mengaku telah melakukan tindak pidana curas di 4 TKP wilayah hukum Polsek RKT dan 2 TKP wilayah hukum Polsek Rambang,” tambah Kapolres.

Laporan : Taufik/*

Editor     : Donny