Cegah Kekeringan Bertambah Parah, Kadinas Pertanian Mura Surati Balai Besar Sungai Sumatera VIII

55

Sumateranews.co.id, MUSIRAWAS- Kabupaten Musirawas memiliki lahan persawahan sangat luas bahkan mencapai puluhan ribu hektar dan juga menyuplai beras di wilayah Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara.

Dengan terbentang luasnya lahan persawahan di Kabupaten Musirawas ini, ternyata juga mengalami kendala seperti kekurangan air untuk mengaliri ke persawahan dan akibat faktor cuaca seperti musim kemarau.

Bahkan Kecamatan Tugumulyo merupakan lumbung pangan terbesar khususnya di Kabupaten Musirawas dan juga menyuplai pangan di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara.

“Apalagi sampai saat ini, sudah masuk musim kemarau panjang. Jadi kami petani sangat membutuhkan air, agar kami bisa panen maksimal,” kata Subardi warga Desa L Sidoharjo Kecamatan Tugumulyo, Senin, 19/8/2019 saat berada di lokasi persawahan.

Dia mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Mura, agar menertibkan pelaku usaha ikan air deras, supaya air yang digunakan oleh pelaku usaha ikan air deras kembali dibuang ke irigasi. Supaya petani padi sawah tidak kekurangan air ke persawahan.

“Kami meminta pemerintah agar menertibkan kolam air deras yang liar dan agar membuang air kembali ke irigasi. Supaya bisa dimanfaatkan oleh petani seperti kami ini,” ujarnya.

Sedangkan, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas terus melakukan sosialisasi kepada petani padi sawah terkait permasalahan penyakit seperti diserangnya hama wereng dan hama tikus serta memberikan bantuan obatnya.

“Saat terkena penyakit, Pemerintah melalui instansi terkait langsung turun ke lapangan untuk memberikan bantuan obat,” ungkapnya.

Tambahnya, kalau bantuan dari Pemerintah Kabupaten Musirawas melalui Dinas Pertanian terus diberikan untuk para petani seperti bantuan bibit padi, pupuk, dan obat-obatan.

“Untuk pertanian Pemerintah Kabupaten Musirawas sangat luar biasa bantuannya ke petani. Bahkan PPL maupun dari Dinas Pertanian setiap ada permasalahan atau keluhan di petani selalu cepat tanggap,” paparnya.

Sudah banyak bantuan dari Pemerintah Kabupaten Musirawas untuk Pertanian, bahkan untuk jalan ke sawah pun sudah dibangun dengan semen untuk mengangkut hasil panen dan hasil lainnya.

“Terima kasih kepada Dinas Pertanian yang sudah banyak membantu kami seperti Petani Padi Sawah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musirawas Tohirin mengatakan,  untuk mengatasi kekurangan air, pihaknya sudah dan sedang melakukan berbagai upaya seperti pemanfaatan pompa air dan sumur bor yang sudah diberikan kepada petani.

“Bahkan pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas PUCKTRP, agar air yang ada di Kelingi Tugumulyo untuk diatur sehingga padi sawah yang kekeringan dapat teraliri,” ujarnya.

Lanjutnya, dia sudah mengirim surat melalui surat bupati  kepada Balai Besar Sungai Sumatera VIII, supaya dapat mengalirkan air ke saluran irigasi Lakitan dari Dam Selangit. “Sehingga tanaman padi yang ada di Kecamatan STLU Terawas, Sumber Harta, dan Megang Sakti dapat diselamatkan dari kekeringan,” pungkasnya.

Laporan          : Shandy April

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here