Cari Modal untuk Berfoya-Foya, Tiga Pelajar SMA Ini Nekat Jambret Hp Warga

0
473
Jambret: Tiga pelajar SMA salah satu sekolah di PALI ini yakni, AP (17), DF (16) dan OR (16) ketiganya warga Dusun 4, Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI terpaksa diamankan petugas Polsek Prabumulih Barat karena nekat menjambret korban di Jalan Bima, Kelurahan Wonosari, Prabumulih Utara, pada Selasa (29/05) malam kemarin.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Pupus sudah rencana AP (17), DF (16) dan OR (16) ketiganya warga Dusun 4, Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI untuk berpesta foya dan makan-makan. Bagaimana tidak belum sempat ketiganya menjualkan Handphone hasil rampasannya, ketiga remaja yang masih berstatus pelajar SMA di PALI ini keburu terpergok dan nyaris bonyok dihajar massa.

Beruntung ketiga pelaku berhasil diselamatkan oleh tim opsnal Polsek Prabumulih Barat yang sedang berpatroli dan segera mengamankan para pelaku berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Spacy warna merah nopol BG 5589 OS sebagai alat mobile para pelaku untuk melakukan pencurian, serta satu unit handphone merk Oppo warna pink milik korban dan satu bilah pisau bergagang kayu warna kuning sarung kulit warna hitam.

Dari keterangan petugas, peristiwa penjambretan yang dilakukan ketiga pelaku di kawasan Jalan Bima Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, pada Selasa (29/5) malam, sekitar pukul 21.45 WIB kemarin, bermula saat ketiganya mendapati korban Santi (21) warga Jalan Nigata, RT 05 RW 04 Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara baru keluar dari jalan simpang bakaran dengan mengendarai sepeda motor sambil memainkan handphone miliknya.

Ketiganya terus membuntuti korban hingga sampai di lokasi kejadian (TKP), yang sepi dan cukup gelap. Tanpa membuang kesempatan, AP yang membawa motor langsung tancap gas dan memepetkan sepeda motornya ke arah samping kanan motor korban. Sementara DF dan OR yang berada di belakang berperan sebagai eksekutor, kemudian DF dengan secepat kilat tangannya langsung merampas Hp korban, yang saat itu terkejut dan panik hingga hampir menyebabkan motor korban nyaris terjatuh karena hilang keseimbangan.

Kapolres Prabumulih, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Afandi SH didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Rudi Hartono SH membenarkan, adanya kejadian tiga pelaku penjambretan yang sempat dimassa tersebut.

“Ketiga pelaku dan barang buktinya sekarang sudah kita amankan di Polsek. Ketiganya masih dimintai keterangan oleh petugas penyidik kita,” ungkap Aiptu Rudi dibincangi di Mapolsek, Rabu (30/5) siang.

Kasusnya juga dikatakan Rudi, sudah dilaporkan korban bernama Santi (21) warga Jalan Nigata RT 05 RW 04 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara dengan bukti laporan nomor LP/B/35/V/2018/Sumsel/Res-PBM/Polsek Prabumulih Barat.

“Mereka (ketiga pelaku) sudah membuntuti korban sejak dari arah jalan Bakaran, dan menjambret handphone korban itu pelaku DF. Tapi ulah ketiganya diketahui warga setelah korban berteriak meminta tolong,” jelas dia.

Namun beruntung ketiga pelaku berhasil diselamatkan dari amukan massa oleh tim opsnal Polsek Prabumulih Barat yang sedang melakukan patroli rutin di wilayah hukumnya dan cepat mengetahui kejadian tersebut. Bahkan bersama warga, polisi sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sempat kabur ke arah jalan Nigata.

“Saat kejadian ada tim kita sedang melaksanakan mobile dan mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi penjambretan di wilayah Jalan Bima. Selanjutnya, anggota bersama masyarakat melakukan pencarian di seputaran jalan Nigata Anak Petai,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, ketiga remaja ini terancam dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Ketiga pelaku masih menjalani proses penyidikannya terlebih dahulu,” tandasnya.

Ditemui terpisah, ketiga pelaku AP, DF, dan OR mengaku nekat melakukan aksi penjambretan karena butuh uang untuk mereka berpesta foya selama berada di wilayah Prabumulih bersama teman-temannya.

“Idak katek niat nak ngapo-ngapoi korban pak, cuma memang kami jingok dio (korban, red) lagi megang hape, barulah kami ado niat nak ngambeknyo. Itu jugo kalu berhasil nak kami jualke lagi dan duetnyo untuk kami makan-makan pak,” aku salah satu pelaku, ketika dibincangi di Mapolsek Prabumulih Barat.

Laporan : Taufik

Editor     : Donny