Bursa Inovasi Desa Percepat Pembangunan Desa

0
261
Teks foto: Wakil Bupati OKI, H.M. Rifa'i SE didampingi para Unsur FKPD OKI saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa. (foto: ali)

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Dalam rangka memacu percepatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa serta mengentaskan  program Kementerian Desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia, pemerintah Kabupaten OKI membuka “Bursa Inovasi Desa”.

Kegiatan bursa inovasi desa yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Kayuagung, Senin (11/12/2017) dihadiri oleh Wakil Bupati OKI, H.M. Rifa’i, unsur FKPD OKI, Sekda OKI beserta jajaran Pemkab OKI dan para OPD, para Kades dan Camat dalam wilayah Kab. OKI, tokoh masyarakat dan para sarjana pendamping desa.

Wakil Bupati OKI, H.M. Rifa’i  dalam sambutannya mengatakan, Bursa Inovasi Desa yang dimotivasi oleh para ahli di bidangnya, diprediksi akan mampu mempercepat proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa khususnya di Kabupaten OKI. Bursa Inovasi Desa merupakan salah satu upaya mempercepat pengurangan kemiskinan, perluasan pembangunan infrastruktur dan pembangunan SDM. Untuk itu diharapkan mampu mengimplementasikan pertukaran pengetahuan, serta partisipasi masyarakat yang mampu menyusun keuangan desa secara profesional.

Lebih lanjut dikatakannya, melalui Bursa Inovasi Desa diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun kegiatan keuangan desa, baik dari peresmian, pelaksanaan pelaporan hingga evaluasi sebagai integrasi dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa. Harus mampu menggali potensi yang ada di desa,  mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia,  pelayanan sosial serta infrastruktur pedesaan.

Menurut Rifai, kades merupakan ujung tombak pembangunan desa, harus mampu berinovasi dengan memanfaatkan dana desa, dan mampu mengelola keuangan desa melalui BUMDes.

“Bursa Inovasi Desa ini sendiri menjembatani kebutuhan pemerintah desa dan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif ataupun alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan keuangan desa yang lebih efektif.Melalui Bursa Inovasi Desa setiap desa harus mampu menggali potensi yang ada di desa,  mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia,  pelayanan sosial serta infrastruktur pedesaaan. Kades merupakan ujung tombak pembangunan desa, harus mampu berinovasi dengan memanfaatkan dana desa, dan mampu mengelola keuangan desa melalui BUMDes.

Kepala PMPD OKI,Hj Nursula mengatakan Bursa Inovasi Desa bertujuan mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum, serta Program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi desa secara khusus. Menginformasikan secara singkat pelaku-pelaku program di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa. Lalu memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan. Kemudian membagi kegiatan inovasi yang telah di dokumentasikan dalam bentuk video maupun tulisan. Dan membangun komitmen replikasi, menjaring inovasi yang belum terdokumentasi. Serta membagi informasi Penyedia Jasa Layanan Teknis (PJLT),” terangnya.

“Melalui bursa inovasi desa ini diharapkan desa mampu menggali potensi yang sumber daya desa yang dikelola dengan profesional sehingga mampu menambah income dalam mewujudkan desa mandiri tanpa harus terpaku pada bantuan pemerintah saja,” harapnya.

Laporan            : Aliaman

Editor/Posting  : Imam Ghazali

 

 

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article