Bupati Syarif Hidayat dan Ribuan Pemuda Hadiri Deklarasi Benci Narkoba

0
120

Sumateranews.co.id, MURATARA- Kampanye akbar Pemuda Benci Narkoba di Kabupaten Muratara, dihadiri ribuan peserta dari seluruh pelajar sekolah se-kabupaten.

Bupati Muratara H Syarif Hidayat menegaskan, pemuda yang saat ini hadir di tengah Lapangan Silampari Muratara, ‎bakal menjadi calon bupati dan anggota DPRD di masa mendatang.

“Syaratnya cuma satu jangan dekati narkoba. Empat puluh tahun ke depan mungkin adik-adik yang hadir saat ini yang bakal jadi bupati, DPRD, dan guru di masa mendatang,” kata Syarif Hidayat, Senin (14/5).

Dia sangat mengapresiasi dengan sejumlah spanduk yang dibuat pelajar mengenai slogan antinarkoba menggunakan bahasa daerah. Menurutnya, dengan penggunaan bahasa daerah untuk mengkampanyekan slogan antinarkoba, secara otomatis kondisi komunikasi itu bisa langsung bisa diterima oleh masyarakat.

“Saya bangga dengan poster kampanye berbahasa dusun itu, semuanya slogan menggunakan bahasa daerah dan mengkampanyekan narkoba merupakan racun dan masyarakat harus ikut menolaknya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan yang hadir  dalam kampanye tersebut menuturkan, ‎generasi muda sangat perlu dipupuk dan ikut berpartisipasi dalam Kampanye Benci Narkoba tersebut. Pasalnya, saat ini sudah ada sindikat narkoba yang mengkampanyekan serta menargetkan narkoba digratiskan bagi pemula agar mereka kecanduan.

“Pelajar harus kuat, memiliki daya tahan, kuat iman dan kuat hati. Negara kuat tanpa narkoba, dan generasi sekarang akan menggantikan kami di masa mendatang,” ucapnya.

Pihaknya juga menegaskan, jika ada teman atau di lingkungan yang terkena narkotika, semua kader Pemuda Benci Narkoba harus mencegahnya. Pemuda jangan sampai salah bergaul dan mudah dipengaruhi.

“Kalian harus tetap teguh, narkoba tidak ada manfaat. Jangan sampai kalian terjerumus,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara, H Zaenal Arifin‎ selaku penyelenggara acara kampanye Pemuda Benci Narkoba menuturkan, setidaknya ada sekitar 2.946 pelajar yang menghadiri acara kampanye tersebut. Seluruh pelajar yang hadir, diminta menjadi duta antinarkoba. Sehingga dapat menangkal peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Dirinya sengaja memilih para pelajar untuk menjadi peserta kampanye akbar Pemuda Benci Narkoba lantaran para pelajar merupakan sasaran utama para sindikat narkotika.

“Seluruh pelajar yang hadir se-Muratara baik dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK harus mengkampanyekan dan menolak serta sosialisasikan agar masyarakat Muratara ikut andil menolak narkoba,” pungkasnya.  (Adv/Donna Apriliansyah)

Editor/Posting : Imam Ghazali