Bupati OKI Warning Camat dan Kades Terkait Karhutla

0
180

OKI.Sumateranews.co.id.

Menyambut musim kemarau tahun 2017,Bupati OKI H Iskandar, SE turun langsung meminta para camat dan kades di Kabupaten OKI selalu siap siaga mencegah karhutla. Perintah langsung tersebut khususnya diberikan kepada 12 camat dan 66 kades rawan kebakaran di Kabupaten OKI di Kecamatan Pangkalan Lampam (9/8).

Terkait Karhutla,Bupati juga mewarning para camat dan seluruh kades di OKI untuk tidak meninggalkan tempat dan selalu menjaga wilayahnya jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).”Saya minta seluruh camat, seluruh kades untuk menjaga wilayah masibg-masing, lakukan patroli dan cepat berkoordinasi dengan pihak terkait jika terjadi kebakaran,” pinta Bupati OKI.

Lebih lanjut dikatakannya,untuk mendukung upaya tersebut perlu kesadaran semua pihak untuk mencegah karhutla ini, termasuk kesiapsiagaan pemerintah desa sebagai garda terdepan.Untuk itu kita sedang menyusun juknis melalui Perbup agar dana desa bisa digunakan untuk pencegahan karhutla, khususnya pada desa yang rawan karhutla.”Upaya pencegahan butuh dukungan pendanaan. Kami sedang menyusun juknis agar dana desa bisa dialokasikan untuk mencegah karhutla,”terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan, Gubernur Sumsel sebelumnya sudah menetapkan status siaga bencana sejak Februari lalu. Bahkan saat ini patroli terpadu yang terdiri atas enam lembaga telah gencar melakukan pencegahan.

“Tim patroli terpadu ini juga tersedia di desa dan berpatroli selama 24 jam. Kami harap keterlibatan masyarakat ini dapat menyadarkan mereka untuk tidak membakar hutan,” katanya.

Dandim 0402 OKI, Letkol Inf Syefrianizar mengatakan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada pembakar lahan.

“Belajar dari kejadian di Ogan Ilir, kami tidak segan-segan melakukan tindakan tegas kepada oknum yang sengaja membakar lahan,” terangnya.

Terpisah, Kapolres OKI melalui Kabag Ops Polres OKI, Kompol God P Sinaga mengatakan, pihak diberikan dukungan penuh untuk melakukan penegakan hukum terkait pidana khusus terkait karhutla. “Kami diberikan dukungan penuh untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan kasus karhutla. Perintah dari atas juga tegas, tidak ada kompromi untuk pembakar lahan,” jelasnya.

Laporan : Aliaman
Editor : Imam Ghozali
Posting : Andre