Bupati OKI Tokoh Inisiator Gerakan Masyarakat Cinta Al-Qur’an

0
114

OKI.Sumateranews.co.id Dinilai sangat konsen terhadap kemajuan pendidikan Al-qur’an dan pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten OKI.Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar, SE didaulat sebagai Tokoh Inisiator Gerakan Masyarakat Cinta Al-Qur’an oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI). Penghargaan dari Ketua Umum DMI sekaligus Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla ini diberikan karena H Iskandar dinilai sangat konsen terhadap kemajuan pendidikan Al-Qur’an dan pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten OKI.
Penghargaan (award) khusus tersebut diserahkan Pimpinan Wilayah DMI Sumsel Dr Kgs Buchori Abdullah, M. Hum dala. acara pelantikan Dewan Masjid Cabang (DMC) OKI di Pendopo Kabupatenan, Senin (24/7).
Pimpinan Wilayah DMI Sumsel Kgs Buchori Abdullah mengatakan H Iskandar dinilai sangat pantas menerima penghargaan tersebut karena satu-satunya bupati di Provinsi Sumsel yang memiliki perhatian penuh terhadap pembangunan bidang keagamaan.
“Apresiasi ini diberikan langsung oleh Pimpinan DMI Pusat karena Bupati OKI dinilai sangat perhatian terhadap pembangunan umat, pendidikan Al qur’an, dan memakmurkan masjid. Selain itu, beliau imam yang baik ketika diminta masyarakat untuk mengimami sholat, itu sebuah tauladan yang tidak banyak dimiliki pemimpin sekarang,” kata Buchori.
Buvhori menjelaskan salah satu poin penting diberikannya penghargaan ini karena Pemkab OKI telah menginisiasi bebas buta aksara Al Qur’an bagi anak-anak usia sekolah di wilayah ini melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12/2016.
“Tak banyak kepala daerah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan Al Qur’an. Kita bersyukur memiliki sosok bupati seperti Pak Iskandar,” tuturnya.
Menyikapi pemberian kehormatan itu, Bupati OKI H Iskandar, SE berharap penghargaan ini diberikan bukan karena dirinya menjabat sebagai Bupati OKI, namun atas penilaian objektif dari berbagai pihak.
“Sampaikan salam takdzim saya kepada Bapak Jusuf Kalla, Pimpinan DMI Pusat. Penghargaan ini adalah penghormatan bagi saya dan menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi. Karena sesungguhnya tugas kita hidup di dunia berjuang untuk agama Allah,” kata Bupati OKI.
Iskandar menilai tugas Dewan Masjid sangatlah berat karena tugas mulianya adalah menjaga umat.
“Masjid-masjid itu adalah benteng terakhir kita sebagai umat muslim. Masjid menjadi penjaga aqidah umat karena itu sungguh berat tugas Dewan Masjid, makanya perlu dukungan semua pihak baik ulama apalagi umara,” kata Bupati OKI.
Iskandar mengatakan 918 masjid yang ada di OKI hendaknya dikelola dengan baik terkait manajemen masjid maupun manajemen sumberdaya manusia yang mengelola masjid.
Sejak memimpin OKI ini, masjid selalu senantiasa diperhatikan. Salah satunya dengan memberikan intensif tambahan kepada para marbot atau pengurus masjid.
“Di OKI mulai dari P3N, guru ngaji, para pengurus jenazah hingga pengurus masjid kita beri perhatian. Tidak lain karena mereka ini orang-orang yang besar jasanya di tengah masyarakat,” .Bupati OKI berharap pengurus DMI Cabang OKI yang dilantik dapat memajukan dan memakmurkan masjid dan musholah yang ada di OKI untuk mewujudkan masyarakat OKI yang mandira berdasarkan iman dan taqwa.
Pada kesempatan itu, Bupati OKI H Iskandar, SE menyempatkan diri mencoba mobil operasional yang diberikan DMI Pusat.
Ketua Cabang DMI OKI, H. Muazni mengatakan mobil itu nantinya akan digunakan keliling ke seluruh wilayah Kabupaten OKI guna memberikan Pelatihan Penataan Akustik (Sound System) Masjid se Kabupaten OKI.
“Mobil ini merupakan bantuan DMI Pusat. Namun operasionalnya dibantu penuh oleh Bapak Bupati, guna memberi pendidikan akustik kepada pengurus masjid di OKI,” jelasnya.

Laporan : Aliaman
Editor : Imam Ghozali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article