Bupati OKI Oftimis Perbaikan Infrastruktur Jalan Rampung Tahun 2107

0
124

OKI.Sumateranews.co.id. Dalam rangka mendukung perekonomian masyarakat terutama akses jalan sebagai sarana pendukung kelancaran bagi masyarakat dalam memjalankan roda perekonomiannya,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI kebut perbaikan infrastruktur jalan. Salah satunya yaitu ruas Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur yang menjadi akses utama bagi warga empat kecamatan yakni Sungai Menang, Pedamaran Timur, Cengal, Mesuji Raya menuju Ibu Kota Kabupaten di Kayuagung.

Sejak bertahun-tahun lalu, jalan ini menjadi momok bagi warga yang melintas. Berlumpur ketika disiram hujan dan berdebu di musim panas. Ruas jalan yang membentang sepanjang 38 Km ini mulanya hanya jalan rintisan tanah timbun di hamparan hutan gambut.

Pembukaan Jalan Sepucuk sudah dimulai tiga Bupati OKI sebelumnya yaitu Yusuf Halim, F Rozi Dahlan, dan Ishak Mekki. Namun, karena keterbatasan anggaran dan kontur tanah gambut yang labil membuat pembangunan jalan ini tidak tuntas dalam satu tahun anggaran.

“Membangun jalan di tengah rawa biayanya lebih tinggi dari pada jalan biasa. Butuh upaya khusus, apalagi kita dihambat oleh keterbatasan biaya. Tapi ini sudah komitmen pak Bupati karena pentingnya akses jalan ini bagi masyarakat di lima kecamatan,” kata Kepala Dinas PU Tata Ruang OKI, Ir H M Hafidz, MM saat mendampingi Bupati OKI meninjau pembangunan ruas jalan sepucuk, Jumat, (11/8).

Untuk menutup kontur tanah yang lembek, kata dia, dibutuhkan tiga lapisan cor beton bertulang. Lapisan pertama sebagai pengeras di bagian paling bawah, lapisan ke dua berupa cor agreagat dan lapisan paling atas dipoles dengan aspal Hot Mix.

“Skalanya bisa 1 berbanding 5. Satu kilo meter jalan di lahan gambut itu bisa dapat 5 Km jalan di kontur tanah biasa. Makanya biayanya tinggi,” ucap Hafidz

Selain itu, kata Hafidz, kendala pembangunan Jalan Sepucuk adalah sulitnya mobilisasi peralatan.”Tidak mudah membawa alat-alat berat ke daerah yang labil tanahnya, menunggu panas dulu baru alat berat bisa diturunkan, pekerjaan pun jadi lambat,” terangnya.

Untuk tahun ini, ditargetkan 11 km sedang dibangun sehingga total yang akan tembus menjadi 36,1 km. Ini berarti sisa jalan yang belum tembus sepanjang 2,5 km.

Sisanya akan ditanggulangi melalui Bantuan Dana Bencana Alam dan pemiliharaan rutin.“Menyisakan sekitar 2,5 Km yang belum diperbaiki. Akan ditanggulangi melalui dana bantuan bencana 1 Km dan 1,5 Km nya lagi melalui pemeliharaan periodik. Kita optimistis tuntas tahun ini” jelasnya.

Bupati OKI, H Iskandar, SE menilai terhubungnya Jalan Kayuagung-Sepucuk dipercaya menjadi infrastruktur konektivitas yang akan memberikan multiplier effect bagi lingkungan sekitar.

Tembusnya jalan penghubung kawasan Pantai Timur OKI ini dinilai akan menumbuhkan sumber-sumber perekonomian baru bagi masyarakat di sekitarnya.”Kita ingin mengembangkan semua potensi. Juga multiplier effectnya menguntungkan bagi masyarakat,”Insya Allah akses vital ini sudah tuntas di tahun 2017,selanjutnya ruas Sungai Menang ke Cengal juga dilakukan perbaikan dengan agregat, namun kalau mau dicor beton seperti Jalan Sepucuk setidaknya baru bisa terealisasi diperiode-periode mendatang,” terang Bupati.

Berdasarkan data Dinas PU Tata Ruang OKI, Jalan Kayuagung-Sepucuk telah tersambung dengan kontruksi cor beton sepanjang 36,178 Km atau mencapai 93 persen dari total panjang ruas jalan 38,7 km. Tahun 2014 dibangun sepanjang 1,56 Km, Tahun 2015 sepanjang 5,687 km, 2016 sepanjang 12, 265. \

Laporan : Aliaman
Editor : Imam Ghozali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article