Bupati OKI Gagas Konsep Medical Tourism di Teluk Gelam

29
Bupati OKI, Iskandar saat meninjau dan meresmikan Hotel Kembar Teluk Gelam sebagai PDP Center Covid-19, Rabu (24/6/2020).

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar SE menggagas konsep wisata medis (medical tourism) di Kawasan Bumi Wisata Teluk Gelam OKI.

Dikatakan Bupati, untuk konsep wisata medis adalah bagaimana menawarkan pelayanan medis yang aman dan nyaman sambil menikmati keindahan alam di Teluk Gelam OKI.

“Jadi, wisata medis itu orang datang ke sini sebagai pasien, tetapi dia juga bisa memanfaatkan wisata di sekitarnya,” terang Iskandar saat meninjau dan meresmikan Hotel Kembar Teluk Gelam sebagai PDP Center Covid-19, Rabu (24/6/2020).

Iskandar mengatakan Teluk Gelam merupakan kawasan terpadu, selain memiliki dua hotel berbintang juga miliki fasilitas wisata.

“Jadi pasien yang mau berobat bisa sambil wisata, untuk mempercepat masa recovery,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam hal ini kita harus mampu menangkap peluang untuk memulihkan ekonomi akibat Covid-19. Medical tourism menurut dia salah satunya.

“Kita hitung saja berapa banyak warga negara Indonesia (WNI) yang pergi ke luar negeri untuk berobat, bagaimana kita menangkap peluang ditengah Covid ini dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang lengkap di dalam negeri,” terang Bupati.

Pengembangan medical tourism di Teluk Gelam cukup menjanjikan mengingat ketersediaan infrastruktur didukung keindahan alam sekitar serta masih sedikit daerah di Indonesia yang mengembangkan konsep ini.

“Sepengetahuan saya masih sedikit daerah yang kembangkan medical tourism kecuali di negara-negara maju,” ucap Bupati.

Untuk mewujudkan visi tersebut sebelumnya juga Pemkab OKI sudah melakukan renovasi total Hotel Kembar Teluk Gelam yang kini diperuntukan jadi PDP Center Covid-19.

Bupati OKI juga akan segera melakukan kajian perencanaan serta mengundang investor yang berpengalaman dalam pengelolaan rumah sakit.

“Kita lakukan kajian perencanaan, dari potensi-potensi yang ada ini, untuk yang mengelola tentu harus memiliki pengalaman manajemen rumah sakit yang baik.

Kalau untuk pengembangan wisatanya kita sudah punya pengalaman dengan investor dan tidak berkembang, oleh sebab itu dengan pengalaman tersebut kita tidak ingin terulang,” ungkapnya.

Laporan : Aliaman III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here