Bupati OI Buka Kampanye Pengelolaan Sampah

0
216
Teks foto: Para peserta Kampanye Sampah. (foto: Lubis)

Sumateranews.co.id, INDRALAYA – Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SE SH MM didampingi Hj Meli Mustika SE MM dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Ir Badrun P MT, membuka Kampanye Pengelolaan Sampah.

Dalam kegiatan itu, selaku pembicara adalah Ketua TP PKK Kabupaten Ogan Ilir, Hj Meli Mustika SE MM.

Sampah menjadi salah satu persoalan lingkungan yang selalu muncul. ‘’Berbagai upaya dilakukan, baik secara perorangan maupun oleh pemerintah. Upaya yang dilakukan pemerintah terkadang belum mampu secara optimal karena berbagai keterbatasan. Oleh sebab itu dukungan masyarakat juga diperlukan. Salah satu dukungan yang diharapkan dari masyarakat adalah kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya dan pada waktu yang sudah ditentukan. Sehingga tidak ada tumpukan sampah.

‘’Namun ada hal lain, yang bisa dilakukan masyarakat dalam pengelolaan sampah, yaitu melakukan pengolahan kembali sampah. Konsep pengolahan kembali sampah menjadi efektif untuk dilakukan. Konsep daur ulang biasa disebut dengan 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle),’’ ujar Meli.

Penerapan sistem 3R menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan di sekitar kita yang murah dan mudah untuk dilakukan di samping mengolah sampah menjadi kompos atau memanfaatkan sampah menjadi sumber listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah).

Kegiatan Kampanye Pengelolaan Sampah ini berlangsung di Rumah Makan PAS Indralaya yang diikuti ibu- ibu ketua PKK  Kecamatan Indralaya, Indralaya Selatan, Indralaya Utara, dan 3 Desa dari tiga kecamatan tersebut, Kamis (23/11).

Selain itu, penerapan 3R ini juga dapat dilakukan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari. 3R terdiri dari Reuse, Reduce, dan Recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

‘’Upaya ini dapat menjadi sumber ekonomi jika produk yang dihasilkan dapat dipasarkan dengan baik. Upaya ini sudah dilakukan beberapa kelompok masyarakat seperti yang dilakukan masyarakat di Kecamatan Limapuluh yang mendaur ulang sampah menjadi berbagai produk yang bisa dikomersilkan,’’ tegas Meli.

Laporan            : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting   : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article