Bupati Karo Hadiri Rakornas TPID Bersama Kepala Daerah se-Indonesia di Jakarta

0
111

Sumateranews.co.id, MEDAN- Inflasi merupakan suatu keadaan perekonomian di mana harga-harga secara umum mengalami kenaikan dalam waktu yang panjang. Kenaikan harga yang bersifat sementara tidak dianggap sebagai inflasi, karena di saat tidak lama, harga-harga dapat turun kembali. Inflasi dapat terjadi karena jumlah uang beredar lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi merupakan suatu gejala ekonomi yang tidak pernah dapat dihilangkan dengan tuntas. Usaha-usaha yang dilakukan biasanya hanya sampai sebatas mengurangi dan mengendalikannya.

Hal ini dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menghadiri Rakornas TPID (Tim pengendali Inflasi Daerah) didampingi Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi, MSi dan Kabag Perekonomian Topan Daniel, Kamis (26/7) pukul 11.00 WIB di Hotel Grand Sahid Jakarta.

“Dalam Rakornas TPID Kabupaten Karo, Bupati Karo mengemukakan bahwa saya selaku Ketua Tim Pengendalian Infalasi Daerah akan terus mengikuti perkembangan arah perekonomian seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam kesempatan tadi. Dimana penekanannya mengajak seluruh kepala daerah se-Indonesia selaku Ketua TPID untuk di daerahnya masing-masing mengawasi perkembangan inflasi,” ujar Terkelin.

Sambung Terkelin, Rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2018 tadi mengangkat Tema “Mempercepat pembangunan Infrastuktur untuk mewujudkan stabilitas harga dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkualitas.”

“Untuk Tanah Karo, kita akan berupaya terus akan memonitor dan menjaga keseimbangan agar tidak terjadi inflasi di derah Kabupaten Karo, dan cara menekan inflasi sudah ada rumusannya. Oleh sebab itu, untuk mengatasi masalah inflasi dibutuhkan kebijakan yang tepat. Kebijakan yang bisa diambil untuk mengatasi masalah inflasi ada tiga yaitu kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan lainnya,” tegas Bupati.

Laporan : Sofya
Editor/Posting : Imam Ghazali