Bupati Karo Beserta Muspida Panen Padi Raya di Lau Baleng

0
219

Sumateranews.co.id, SUMUT- Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo, Dandim 0205/TK, M Rapi Ginting anggota DPRD Karo, Waka Polres Kompol E Situmorang, menghadiri Panen Raya Padi, Senin (26/2) pukul 10.30 WIB di Desa Rambah Tampu Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo.
Dalam acara panen raya padi ini, secara simbolis Bupati Karo Terkelin Brahmana melakukan pemotongan padi bersama unsur muspida yang ditanam padi oleh kelompok masyarakat dengan luas lahan sawah 20 Ha dari total keseluruhan luas lahan di Ramba Tampu 1500 Ha.
Di sela panen raya, Bupati Karo menuturkan bahwa adanya panen padi raya ini berkat koordinasi Dinas Pertanian Kab. Karo melalui UPT Pertanian Kab. Karo dengan Babinsa Koramil Lau Baleng. “Ini sudah tugas Dinas Pertanian Kab. Karo memfasilitasi hal tersebut sampai ke Lembaga Kementrian Pertanian Pusat dalam pembangunan tanaman pangan yang merupakan rangkaian upaya untuk memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha tanaman pangan yang mampu menghasilkan produk mulai hulu sampai hilir guna menyukseskan swasembada pangan,” tutur Terkelin.

Ditambahkan Terkelin, kalau tujuan dilakukannya panen raya padi di Desa Ramba Tampu Kec. Lau Baleng sekaligus sebagai Percepatan Serap Gabah Petani (Sergab).

“Patut kita apreaisasi, karena setelah panen ini Kelompok Tani Parit Mbaru Arih Ersada sudah bisa menjual padi tersebut melalui Dinas Ketapang Karo sebanyak 40 ton dengan harga /kg Rp.4700. Intinya 40 ton sudah ada dananya di dinas Ketapang Karo, sisanya bisa masyarakat jual ke tempat lain,” tegasnya.

Terpisah Kadis Pertanian Sarjana Purba STP, MM melalui Kepala UPT Pertanian Lau Baleng Berti Br Tarigan menjelaskan bahwa panen padi raya ini untuk menindaklanjuti program Presiden RI Jokowi untuk menjaga kedaulatan pangan dengan menyerap gabah petani minimal target 6 ton/ha yang dimulai ditanam sejak Bulan Oktober 2017 hingga hari ini panen bulan Februari 2018.

“Percepatan sergap merupakan perintah bapak Presiden RI Joko Widodo melalui Perpres no. 20/2017. Intinya agar apapun kondisi gabah yang ada di lapangan dibeli dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Peraturan Permentan Nomor 03/2017 tentang Gabah Kering Panen (GKP),” imbuh Berti.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karo, Unsur muspida lainnya dan segenap lapisan masyarakat khususnya para petani, atas kesediaannya hadir dalam Panen Padi Raya.

“Kegiatan ini adalah adanya peraturan menteri Pertanian No.14 Tahun 2015 tentang pedoman pengawalan dan pendampingan terpadu penyuluh, Mahasiswa dan Bintara Babinsa dan adanya MOU antara Mentan RI dengan KSAD tahun 2017, dalam upaya khusus peningkatan padi, jagung dan kedele (Pajale) dimana pelaksanaan pengawalan dan pendampingan dilakukan secara terpadu. Harapan ke depan mari masyarakat menikmati hasil komoditi dalam negeri sendiri dan tidak ada lagi membeli beras impor, jika swasembada pangan sudah kuat,” cetus Dandim 0205/TK.

Selesai pemotongan Panen Padi Raya Bupati Karo didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal naik ke alat mesin pemotongan padi, untuk didemokan secara simbolis.

Hadir saat panen antara lain Kepala Bappeda Nasib Sianturi MSi, Kadis Pertanian Sarjana Purba STP, MM, Kadis Kesehatan Irna Br sembiring, Kepala DPMD Abel Tarawai Tarigan, Kadis Sosial Benyamin Sukatendel, Kepala Kesbang Pol Linmas Tetap Ginting, Kasat Pol PP Hendrik Pilemon Tarigan, Kacab BRI Kabanjahe Sudono, Camat Lau Baleng Asmona Perangin-angin , camat Mardingding Juspri Nadeak Muspika Kec. Lau Baleng.

Laporan : Sofya
Editor/Posting : Imam Ghazali