Bung Dahari Sukari, Tokoh Pers Prabumulih Tutup Usia

0
140

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Kalangan jurnalis kota Prabumulih, berduka. Salah seorang wartawan senior dan tokoh pers di Prabumulih, Dahari Sukari SSos, Kamis (15/02/2018) siang, sekitar pukul 13.50 WIB dipanggil sang khalik. Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih dua periode, yakni 2012-2014 dan 2014-2016 ini sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Gelumbang namun karena mengeluh sakit pada bagian belikatnya oleh keluarganya dirujuk ke RSUD Prabumulih.

Namun Tuhan berkehendak lain, meski sempat mendapat layanan tim medis RS wartawan dua massa (Orde Baru dan Jaman Reformasi) ini menghembuskan nafas terakhir. Dahari Sukari meninggal dunia pada usia 64 tahun, dan oleh keluarganya selanjutnya jenazah Dahari langsung dibawa ke rumah duka, di Jalan Pelangi RT 04 RW 01 Desa Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim.

Pantauan sumateranews.co.id, tampak keluarga besar, tetangga, sahabat dan sejumlah pejabat daerah dan puluhan wartawan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih terlihat bercampur baur melayat dan memenuhi halaman dan rumah wartawan yang terkenal kalem serta memiliki totalitas kerja yang tinggi.

Tak hanya itu, sejumlah anggota DPRD dari Kabupaten Muaraenim juga terlihat melayat dan berbela sungkawa atas kepergian sosok jurnalis yang beberapa tahun terakhir gigih memperjuangkan pemekaran daaerah Gelumbang menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai Kabupaten Gelumbang, bersama tokoh pemuda, agama dan tokoh masyarakat Gelumbang.

Selama di masa hidupnya, hampir sebagian hidupnya dia perjuangkan dan diabdikannya pada kemajuan dunia jurnalis khususnya di wilayah Muaraenim dan Kota Prabumulih. Pada awal karir kejurnalistikannya, dia bergabung di Surat Kabar Suara Rakyat Semesta. Setelah memutuskan keluar, pendiri dan pemilik Majalah Vasad ini kemudian sempat bergabung dan membesarkan sejumlah media cetak lainnya salah satunya Harian Umum Sumsel Post, dan Harian Palembang Today milik Ketua PWI Sumsel, Oktaf Riady SH.

Sementara itu, kepergian sosok wartawan senior ini tak hanya meninggalkan kisah duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat dan masyarakat Gelumbang. Namun juga bagi kalangan pers, khususnya pengurus dan anggota PWI Kota Prabumulih, serta tetangga almarhum.

“Awalnya kami tidak percaya saat mendapat kabar pertama kali, bahwa beliau meninggal dan ada di RSUD Prabumulih. Dia (Bung Dahari Sukari) tak lebih adalah sosok saudara, kakak, orang tua dan sekaligus guru serta tokoh jurnalis bagi kami, hamper sebagian hidupnya dia habiskan untuk dunia jurnalis dan sosok yang kalem, bijak dan tak pernah neko-neko,” ungkap Abdullah Donny SH, Ketua PWI Kota Prabumulih saat ini, ketika dibincangi disela-sela melayat di rumah duka, Kamis (15/2) sore.

“Semoga karya-karya beliau akan selalu dikenang dan bermanfaat bagi kami, masyarakat dan Pemerintah kota Prabumulih serta Pemkab Muaraenim. Selamat jalan Kak Dahari, jasa-jasamu, karya-karyamu akan selalu terlukis di hati kami dan dunia jurnalis,” sebut Donny, yang juga sempat bergabung dengan Dahari di Harian Umum Sumsel Post untuk wilayah Prabumulih.

Hal sama juga disampaikan Sahrul, Ketua RW 01 Gelumbang. Ditambahkannya, almarhum sama sekali tidak pernah menunjukkan tanda-tanda sakit. Walaupun telah divonis oleh dokter menderita diabetes kering, namun semangatnya dan kedisiplinannya membuat dirinya selalu sehat dan bugar.

“Diduga almarhun mendapat serangan jantung, kami seperti tidak dipercaya begitu mendapat info dirinya meninggal di RS Prabumulih,” jelas Sahrul.

Menurut Sahrul, sebelum meninggal Dahari sempat menghadiri undangan liputan acara Musrembang di kantor Kecamatan Gelumbang. Namun sebelum acara usai, dia sebutkan Dahari mengeluh sakit pada bagian pundak sebelah kiri sampai ke pinggangnya, dan sempat meminta dipijat kepada salah satu anggota Satpol PP Kecamatan Gelumbang.

“Selang beberapa saat, almarhum dibawa ke Puskesmas Kecamatan, karena salah satu anaknya bekerja disana. Hanya saja, karena kondisinya semakin buruk, akhirnya almarhum dirujuk ke RSUD Prabumulih dan meninggal disana,” terang Sahrul.

“Beliau itu sangat baik dan jiwa sosialnya tinggi. Dirinya tidak segan-segan menolong tetangga dan siapa saja yang memang membutuhkan pertolongan,” tambah Sahrul.

Selanjutnya oleh keluarganya jenazah Dahari Sukari akan dikebumikan di TPU Gelumbang, pada Jumat (16/2) besok siang, atau selepas salat Jumat di Masjid Simpang Empat Gelumbang.

Laporan : Taufik Hidayat
Editor : Donny

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article