Buka Apel Siaga Karhutla 2020, Gubernur Sumsel Puji Anggota Polres Ogan Ilir

91
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru terlihat tak bisa menyembunyikan kekagumannya kepada salah satu anggota Polres Ogan Ilir, saat melakukan atraksi simulasi penanganan Karhutla, yang digelar di Kebun Raya Sriwijaya, Desa Bakung, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (30/6/2020).

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru terlihat tak bisa menyembunyikan kekagumannya kepada salah satu anggota Polres Ogan Ilir, saat melakukan atraksi simulasi penanganan Karhutla, yang digelar di Kebun Raya Sriwijaya, Desa Bakung, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (30/6/2020).

Bahkan, orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini langsung memberikan pujiannya atas inovasi kendaraan sepeda motor dinas yang digunakan anggota Polres OI bernama Brigpol Nefri, saat memadamkan api di lokasi giat Apel Siaga Karhutla Tahun 2020.

“Inovasi yang sangat bagus, mungkin nanti bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan jumlah dilapangan,” puji Gubernur, seraya meminta Kapolda Sumsel agar memberikan apresiasi atas inovasi kreatif anggotanya tersebut.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menanyakan langsung kepada Brigpol. Nefri, terkait spesifikasi kendaraan motor yang dipakainya dalam menjalankan tugas karhutla.

Sebelumnya, dalam pembukaan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan, yang dipusatkan di Kebun Raya Sriwijaya, OI itu, Gubernur menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp45 Miliar untuk penanganan karhutla di 10 Kabupaten di Sumsel pada tahun 2020 ini.

“Dan juga kami sampaikan pada kesempatan untuk ini bahwa Pemprov Sumsel dapat memberikan bantuan khusus kepada 10 kabupaten melalui anggaran karhutla tahun 2020 sebanyak 45 milyar yang akan dibagi secara proporsional,” tukasnya.

Diakhir acara, Gubernur dan para peserta apel siaga melihat kesiapan secara langsung para peserta giat Apel Karhutla Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020.

Berikut instruksi Gubernur Sumsel, yang ia sampaikan dalam sambutanya dalam kegiatan tersebut, diantaranya:

  1. Sinkronisasi Satgas provinsi dan kabupaten mengingat ada beberapa wilayah yang menjadi perhatian dan di Palembang adanya Bandara Internasional.
  2. Membagi tugas pengendalian karhutla dengan melibatkan semua stakeholders provinsi dan kabupaten.
  3. Memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku yang membuka lahan dengan cara membakar.
  4. Optimalisasi perawatan alat produksi pertanian.
  5. Memperkuat sarana dan prasarana dengan menyiapkan personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan dan HTI.
  6. Mengaktifkan posko kebakaran yang sudah ada.
  7. Pemanfaatan Dana Desa untuk pengendalian Karhutla baik untuk peralatan dan operasional lain dengan mematuhi ketentuan yang ada.

Turut hadir dalam Apel Siaga Karhutla Provinsi Sumsel 2020 ini, diantara lain; Pangdam II Sriwijaya bersama Pejabat Utama Kodam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, Kajati Sumsel yang diwakili oleh Wakil Kajati Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel, Ketua DPRD Sumsel, Bupati Ogan Ilir, Danrem 044/Gapo, Danlanau SMH Palembang, Danlanal Palembang, Kepala Balai Karhutla Wilayah Sumatera, para utusan Menteri KLH dan staf, Kepala SAR Palembang, Kepala BMKG dan Klimatologi Palembang, Para Direktur di Lingkungan Kementerian KLH, RO Karhutla BNPB, Para Bupati dan Wali kota se Sumsel, seluruh Pimpinan Instansi Vertikal dan Pejabat dilingkungan Provinsi Sumsel, serta pimpinan Perusahaan baik Swasta, BUMN/BUMD, Ketua GAPKI, APKI, dan para tamu undangan lainya.

Laporan : Sidi III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here