BPAN Sumsel Pertanyakan Kejari Banyuasin

0
517
Palu dan Timbangan. Foto: Istimewa

Sumateranews.co.id, PALEMBANG  ̶  Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPD Sumsel, mempertanyakan kejanggalan tuntutan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin dan vonis Hakim di Pengadilan Negeri Sukajadi Banyuasin tentang kasus narkotika jenis sabu sebanyak 1 (satu) Kilo Gram.

Lantaran terpidana Aziza Yani (26) gadis Asal Biereun divonis hukuman 14,6 tahun penjara sedangkan terpidana Sodri Yusuf (red,pembeli sabu) merupakan honorer Polisi Pamong Praja Lampung hanya divonis hukuman 9 bulan penjara.

Ketua BPAN LAI DPD Sumsel Syamsoedin Djoesman mengatakan, kasus narkotika sabu seberat 1 kg tangkapan Sat Narkoba Polres Banyuasin ini, sangat-sangat janggal karena terpidana Shodri Yusuf terlalu ringan padahal terpidana Shodri merupakan pembeli sabu dalam kasus ini hanya divonis 9 (sembilan) bulan penjara sementara terpidana Aziza Yani divonis 14 tahun dan 6 bulan (14,6 tahun)  penjara.

“Kasus ini tidak adil menimpah terpidana Aziza Yani oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banyuasin dikenakan Pasal 112/114 KUHP, padahal anak ini sebagai kurir bertugas mengantarkan sabu yang mengharapkan upah Rp2 juta karena dengan alasan faktor ekonomi. Sedangkan Shodri Yusuf seorang Pol PP Honorer Lampung hanya divonis 9 bulan penjara hanya dikenakan Pasal 131 KUHP,  diduga kasus ini ada yang diuntungkan dari pihak yang memanfaatkan kasus ini,”ungkap Syamsoedin kepada Sumateranews.co.id, Minggu (9/9/18).

Menurut Syamsoedin Djoesman, Kasus ini akan segera ditindaklanjuti dan akan ditelusuri kebenarannya, apabila terbukti ada pelanggaran dugaan ‘permainan’ dalam kasus ini terhadap yang bersangkutan terpidana maka akan segera dilaporkan pada pihak yang berwenang.

“Saya selaku Ketua DPD BPAN LAI Wilayah Sumsel, menegaskan apabila kejanggalan kasus ini terbukti ada dugaan ‘permainan’ maka saya melalui lembaga saya akan menyurati kasus ini pada pihak yang berwenang seperti Kejaksaan Tinggi Sumsel, Kejaksaan Agung RI, Ombudsman,”tegasnya.

 

 

Laporan : SU

Editor    : Syarif