BMKG Ungkap Jenis dan Penyebab Gempa M7,0 Ternate

28

Sumateranews.co.id, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 di Ternate, Maluku Utara, merupakan jenis gempa dangkal.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers di kantornya, Senin (8/7/2019) dini hari.

Adapun lokasi titik gempa berada di 0,53 LU – 126,18 BT didasar laut pada kedalaman 49 km berjarak 133 km arah barat Kota Ternate.

Dwikorita menjelaskan, gempa itu terjadi lantaran deformasi kerak bumi pada lempeng laut Maluku. Gempa ini memiliki mekanisme sesar naik akibat adanya tekanan lempeng mikro Halmahera ke arah barat dan tekanan Sangihe ke arah timur.

“Akibatnya lempeng laut Maluku terjepit hingga membentuk double subdoction ke bawah Halmahera dan ke bawah Sangihe,” ujar Dwikorita.

BMKG resmi mencabut peringatan potensi tsunami pascagempa bumi magnitudo 7,0 di Ternate pada pukul 00.09 WIB. Peringatan itu dicabut setelah melakukan pemantauan muka air laut selama dua jam.

“Peringatan dini potensi tsunami diakhiri pada pukul 00.09 WIB Senin dini hari,” ucap Dwikorita.

Pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 itu, BMKG langsung melakukan pemantauan di wilayah yang mengalami potensi tsunami, yakni Minahasa Selatan dan Minahasa Utara bagian selatan.

Dicabutnya peringatan dini potensi tsunami itu setelah dilakukan pemantauan hasil monitoring perubahan muka air laut pada enam Stasiun Tide Gauge di Bitung, Tobelo, Ternate, Taliabu, Jailolo, dan Sanana.

“Setelah pemantauan dan monitoring selama dua jam tidak adanya anomaly, sehingga peringatan potensi tsunami dicabut,” ujar Dwikorita.

Namun demikian, BMKG tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai adanya gempa susulan yang terjadi. Selain itu, warga juga diminta tidak termakan informasi liar yang kebenarannya tidak valid.

“Juga tentunya masyaakat tetap tenang dan tidak terpengaruh atas isu yang tidak benar. Pastikan informasi resmi dari BMKG yang disebarkan oleh kanal terverifikasi yaitu Instagram, Twitter, dan website,” tutup Dwikorita.

UPDATE INFO GEMPABUMI

Minggu, 07 Juli 2019, pukul 22.34 WIB

Kekuatan         : 7.1 SR

Tanggal           : 07-Jul-19

Waktu Gempa : 22:08:39 WIB

Lintang            : 0.51 LS

Bujur               : 126.18 BT

LOKASI :

(135 km BaratDaya, TERNATE-MALUT), Kedalaman : 10 km

EVALUASI :

Gempa ini berpotensi TSUNAMI.

DATA UPDATE/TAMBAHAN :

DAERAH YANG BERPOTENSI TSUNAMI BERDASARKAN PEMODELAN :

[Kota/Kabupaten (Provinsi) – Status Peringatan]

  • KOTA-BITUNG (SULUT) – SIAGA
  • HALMAHERA (MALUT) – WASPADA
  • KOTA-TERNATE (MALUT) – WASPADA
  • KOTA-TIDORE (MALUT) – WASPADA
  • MINAHASA BAGIAN SELATAN (SULUT) – WASPADA
  • MINAHASA-UTARA BAGIAN SELATAN (SULUT) – WASPADA
  • MINAHASA-SELATAN BAGIAN SELATAN (SULUT) – WASPADA
  • BOLAANGMONGONDOW BAGIAN SELATAN (SULUT) – WASPADA

Diinformasikan Oleh :

BPBD PROVINSI DKI JAKARTA

PUSDATIN KEBENCANAAN

No Fax : 021 – 6340484

No Telp : 021 – 6344766

Call Center Jakarta Siaga : 112

Twitter  : @BPBDJakarta

Sumber : BMKG

 

Sumber          : Ril

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here