BM PAN OKU Ikuti Jambore Se-Sumsel

0
237

Sumateranews.co.id, BATURAJA – Sebanyak 30 orang anggota Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) OKU mengikuti Jambore Se-Sumsel yang diselenggarakan oleh DPW BM PAN Sumsel di Bumi Perkemahan Candika Palembang selama dua hari (25-26/11). Adapun tema yang diambil dalam kegiatan jambore tersebut “Membangun Militansi Berbuat Untuk Negeri”.

Ketua DPD BM PAN OKU Iwan Setyawan SE mengatakan ada 30 anggota BM PAN OKU yang ikut jambore tersebut. “Setelah jambore dan musda bersama ini akan membentuk DPC, ranting, dan sub-rayon. “Setelah jambore dan musda bersama ini banyak tugas yang menanti selain pembentukan DPC, Ranting hingga ke Sub-Rayon, juga persiapan pemenangan pileg 2019, terutama saksi serta Zulkifli Hasan untuk Indonesia,” ujarnya, Senin (27/11).

Jambore DPW BM PAN Sumsel tersebut dibuka langsung oleh salah satu Pembina Utama DPP BM PAN Indonesia putra pendiri PAN Amin Rais yakni Ahmad Hanafi Rais didampingi Ibundanya Hj Fatimah Rais dan Ketum DPP BM PAN Ahmad Yohan.

Hadir juga dalam pembukaan Jambore tersebut Wakil Ketua dan Sekretaris DPP BM PAN, Ketum DPW BM PAN Sumsel Mardiansyah, Sekretaris DPW BM PAN Firman Akbar dan pengurus DPW BM PAN lainnya.

Dalam kata sambutannya, Ahmad Hanafi Rais mengatakan masih banyak orang yang membenci dan alergi terhadap politik, padahal dalam kehidupan kita tidak bisa menghindar dari soal politik. “Terkadang banyak masyarakat yang berpandangan politik itu kecam, kotor dan licik, maka dengan jambore ini memberikan pendidikan politik dengan baik, memang politik sedang tidak baik. Tapi sejak lahir kita tidak lepas dari politik. Sebagai contoh mulai dari surat akta kelahiran dan kematian hingga fasilitas umum. Banyak hal di dunia ini tidak lepas dari politik. Semua kebijakan merupakan hasil produk politik. BM PAN berani mengadakan jambore untuk berbagi pemahaman tentang politik, jangan sampai dibodohi. Bahkan Pilkada  bisa membawa konflik horizontal. Dari media, jika kita tidak paham, maka akan menjadi sampah politik yang akan membuat kita bertikai. Dunia anak muda sifatnya serba ingin cepat dan tidak sabaran, anak muda juga tidak mau yang terlalu rumit, dengan adanya jambore menjadikan dunia politik tidak dipandang anak muda rumit tapi penuh tantangan dan menyenangkan. Hidup bukanlah penantian, tapi kita harus rebut,” papar anggota DPRI ini.

Ketum DPP BM PAN Ahmad Yohan mengungkapkan jambore BM PAN berguna untuk menyamakan pandangan politik anak-anak muda sehingga bisa mengubah pandangan politik yang ada bahwa politik itu kotor dan licik. BM PAN sudah melahirkan tokoh-tokoh politik di PAN. “BM PAN yang merupakan organisasi muda PAN mengundang anak muda di Sumsel untuk bergabung. Di sini kita belajar dan berpolitik bersama. Pesan saya ikuti jambore ini dengan tertib dari awal hingga akhir. Di Pileg 2019 nanti, BM PAN akan menjadi ujung tombak utama sebagai saksi di setiap TPS di Indonesia. Maka dengan adanya Jambore ini bisa merekrut cikal bakal saksi nanti,” terang pria asal NTT ini.

Dalam kegiatan jambore selama dua hari tersebut diisi dengan muswil pemilihan Ketua DPW BM PAN periode 2017-2022. Dalam muswil tersebut terpilih Budiman Ketua DPD BM PAN OKI menjadi Ketua DPW BM PAN yang baru menggantikan Mardiansyah. Kemudian dilanjutkan Musda bersama.

Acara juga diisi games, pembagian hadiah door prize, dan hiburan serta pelantikan ketua dan pengurus DPW BM PAN yang baru.

Laporan            : Duan

Editor/Posting   : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article